<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gauli(dot)Com &#187; Tips</title>
	<atom:link href="http://www.gauli.com/category/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gauli.com</link>
	<description>Timbunan Segala Hal Yang Terpikir</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 08:41:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Decode JavaScript Yang di Encode</title>
		<link>http://www.gauli.com/2009/11/26/decode-javascript-yang-di-encode/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=decode-javascript-yang-di-encode</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2009/11/26/decode-javascript-yang-di-encode/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 25 Nov 2009 18:48:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gauli]]></category>
		<category><![CDATA[Security]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/?p=154</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini kebetulan saya berdiskusi dengan kawan tentang javascript dan css. Dan kebetulan salah satu contoh javascript tersebut di encode oleh pembuatnya sehingga tidak mudah dibaca. Pertamanya agak bingung juga. Tapi terpikir kalau sebetulnya semua itu akan dijalankan oleh browser dan si browser bisa mengerti. Berarti sesungguhnya semua itu harus bisa di baca secara langsung. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hari ini kebetulan saya berdiskusi dengan kawan tentang javascript dan css.</p>
<p>Dan kebetulan salah satu contoh javascript tersebut di encode oleh pembuatnya sehingga tidak mudah dibaca.</p>
<p>Pertamanya agak bingung juga. Tapi terpikir kalau sebetulnya semua itu akan dijalankan oleh browser dan si browser bisa mengerti. Berarti sesungguhnya semua itu harus bisa di baca secara langsung.</p>
<p>Nah, yang jadi masalah adalah kita mau membahas isinya. So jelas kita harus punya kode yang dalam kondisi tidak di encode.</p>
<p>Nah browser tentunya sudah punya engine untuk kebutuhan ini. Tapi untuk mempermudah, saya menggunakan <a href="http://www.mozilla.org/rhino/">Rhino</a>, javascript engine yang ditulis dalam java.</p>
<p>Rhino ini terdiri dari rhino yang shell base dan rhino-debugger yang berbasis grafis.</p>
<p>Panggil rhino-debugger  yang akan menghasilkan windows grafis, lalu panggil file yang berisi javascript yang di encode dan klik &#8220;Go&#8221;.</p>
<p>Violla&#8230; selesailah kita men-decode.</p>
<p>Tentunya ada banyak cara lainnya selain yang dituliskan disini.</p>
<p>Penggunaan debug perlu dilakukan terutama bila file javascriptnya memberikan pesan error ketika di panggil oleh rhino.</p>
<p>oh iya.. para pengguna ubuntu tinggal menjalankan &#8220;<em>apt-get install rhino</em>&#8221; untuk menginstallnya.</p>
<p>Selamat mencoba.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2009/11/26/decode-javascript-yang-di-encode/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BlackBerry Storm: Tips and Trick #2</title>
		<link>http://www.gauli.com/2009/04/13/blackberry-storm-tips-and-trick-2/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=blackberry-storm-tips-and-trick-2</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2009/04/13/blackberry-storm-tips-and-trick-2/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Apr 2009 06:57:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[Henpon]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[trik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/?p=98</guid>
		<description><![CDATA[Browsing Ketika browsing, sentuh layar sekali untuk memunculkan menu dibagian bawah, yang terdiri dari input url, column view, pointer, zoom in dan out. Sentuh sekali lagi untuk menghilangkannya. Tekan esc ( tanda panah muter kebalik) untuk back. Setiap beberapa waktu bersihkan cache untuk melegakan memory EventLog Eventlog juga memakan memory. Bersihkan secara rutin atau gunakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Browsing</strong></p>
<p>Ketika browsing, sentuh layar sekali untuk memunculkan menu dibagian bawah, yang terdiri dari input url, column view, pointer, zoom in dan out. Sentuh sekali lagi untuk menghilangkannya.</p>
<p>Tekan esc ( tanda panah muter kebalik) untuk back.</p>
<p>Setiap beberapa waktu bersihkan cache untuk melegakan memory</p>
<p><strong>EventLog</strong></p>
<p>Eventlog juga memakan memory. Bersihkan secara rutin atau gunakan software namanya LogMaid untuk melakukan pembersihan otomatis setiap kali device sedan g idle</p>
<p><strong>Special Character</strong></p>
<p>Di mode suretype, coba sentuh (jangan di tekan) huruf c misalnya diamkan beberapa saat, dia akan memunculkan karakter khususnya. Berlaku juga untuk huruf yang lain misalnya R.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2009/04/13/blackberry-storm-tips-and-trick-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>BlackBerry Storm: Tips and Trick #1</title>
		<link>http://www.gauli.com/2009/04/08/blackberry-storm-tips-and-trick-1/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=blackberry-storm-tips-and-trick-1</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2009/04/08/blackberry-storm-tips-and-trick-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Apr 2009 00:15:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Blackberry]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/?p=90</guid>
		<description><![CDATA[Berikut sedikit kumpulan tip yang berhasil dikumpulkan Taukah anda kalau ada log yang namanya eventlog yang mencatat error dan lain sebagainya di bb anda ? Untuk membukanya. Buka keyboard lalu pencet dan tahan logo &#8220;!?123&#8243; untuk mengeluarkan keyboard untuk angka dan lainnya secara statis, lalu tekan &#8220;,5,5&#8243;   (ini ngetiknya kutip koma lima koma lima) atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Berikut sedikit kumpulan tip yang berhasil dikumpulkan<br />
Taukah anda kalau ada log yang namanya eventlog yang mencatat error dan lain sebagainya di bb anda ? Untuk membukanya. Buka keyboard lalu pencet dan tahan logo &#8220;!?123&#8243; untuk mengeluarkan keyboard untuk angka dan lainnya secara statis, lalu tekan &#8220;,5,5&#8243;   (ini ngetiknya kutip koma lima koma lima) atau &#8220;/&#8221;/ (kutip slash kutip slash)</p>
<p>Bosen liat logo sinyal garis2x ? ganti dengan angka &#8220;889,,&#8221; (kutip delapan delapan sembilan koma koma kutip). Untuk kembali ke bar  lagi &#8220;!,&#8221;"&#8221; (kutip tandaseru koma kutip kutip kutip)</p>
<p>Untuk membuka menu  &#8220;Help Me!&#8221;, tekan dan tahan logo esc (itu yang panah muter kebalik), lalu sentuh kiri atas, sentuh kanan atas, sentuh kiri atas, sentuh kanan atas.</p>
<p><strong>Pencarian Email</strong></p>
<p>1# Membaca email dalam thread secara langsung dengan membuka emailnya (ke posisi baca email alias dibuka dulu emailnya), sentuh bagian kotak yang mengandung From dan subject, lalu geser kiri kanan untuk pergi ke email selanjutnya dalam satu thread.<br />
2# Di posisi email list, sentuh bagian subject (jangan ditekan) judul email yang ingin dicari thread-nya. Tunggu beberapa saat, kemudian akan nampak bayangan bar bergerak pada baris email yang kita sentuh dari kiri ke kanan, kemudian akan muncul semua email2x dalam satu thread.<br />
3# Di posisi email list, sentuh nama pengirim email (jangan ditekan). Tunggu beberapa saat, kemudian akan nampak bayangan bar bergerak dari kanan ke kiri, kemudian akan muncul semua email yang from, to atau cc-nya mengandung si pengirim tadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2009/04/08/blackberry-storm-tips-and-trick-1/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Networking Trilogi</title>
		<link>http://www.gauli.com/2008/04/20/networking-trilogi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=networking-trilogi</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2008/04/20/networking-trilogi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 17:21:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2008/04/20/networking-trilogi/</guid>
		<description><![CDATA[Networking Trilogi adalah teori tentang 3 jenis manusia yang umumnya harus ada untuk membangun network yang baik dalam sebuah organisasi. Ketiga hal ini saya dapatkan selama petualangan didalam dunia kabel dan baud, dari banyak diskusi dan bacaan. Dalam dunia networking, secara umum semua berangkat terlebih dahulu dari pengetahuan teknis. Kalau dalam kursusnya cisco, semua berangkat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="moz-text-html" lang="x-western"> Networking Trilogi adalah teori tentang 3 jenis manusia yang umumnya harus ada untuk membangun network yang baik dalam sebuah organisasi.<br />
Ketiga hal ini saya dapatkan selama petualangan didalam dunia kabel dan baud, dari banyak diskusi dan bacaan.</p>
<p>Dalam dunia networking, secara umum semua berangkat terlebih dahulu dari pengetahuan teknis. Kalau dalam kursusnya cisco, semua berangkat dari kursus CCNA, sehingga pengetahuan dasar networkingnya (seharusnya) tidak diragukan lagi. Selanjutnya para mahluk ini bisa mengambil jenjang kemampuan khusus yang ingin dikuasai.</p>
<p><span id="more-56"></span> Apa saja jenis mahluk tersebut :</p>
<p>1. Network Designer</p>
<p>Mahluk ini biasanya adalah sejenis mahluk yang mengerti perencanaan, jenis perangkat dan software yang tepat untuk di implementasikan (berdasarkan fitur dari suatu perangkat), dan bagaimana setiap faktor yang diperlukan di jait dan disulam oleh mahluk jenis ke-2, yaitu network implementator.<br />
Biasanya mahluk ini tidak lagi diharuskan mengerti implementasi, tapi DIWAJIBKAN mengerti aspek-aspek dasar teknis. Karenanya mahluk ini biasanya memiliki dasar networking yang kuat sebelum bisa diangkat menjadi mahluk designer.<br />
Kalau dalam cisco dia mendapatkan gelar CCDE, dengan urutan belajar CCNA dan CCDA, CCDP, lalu CCDE.</p>
<p>2. Network Implementator</p>
<p>Mahluk ini adalah jenis yang mengerti bagaimana sebuah perangkat di pasang, di setting dan aspek-aspek yang mungkin timbul dari setiap jenis implementasi, berbagai konsekuensi yang mungkin timbul, dll yang berhubungan dengan hal-hal teknis.<br />
Mahluk ini hanya cukup berkonsentrasi pada implementasi. Tidak harus memikirkan perencanaan yang ingin implementasikan.<br />
Kalau dalam cisco dia mendapatkan gelar CCIE Routing &amp; Switching, dengan urutan belajar CCNA/CCENT, CCNP, lalu CCIE khusus routing dan switching.</p>
<p>3. Network Security</p>
<p>Nah, mahluk jenis ini biasanya memiliki penguasaan pada ke-2 hal diatas. Tapi biasanya kemampuan designernya tidak sebaik bila dilakukan oleh network designer. Tapi mahluk jenis ini diperlukan untuk melihat celah diantara kedua jenis mahluk sebelumnya. Celah-celah yang terjadi bisa disebabkan banyak hal, dari mulai system perencanaan, system penggunaan, setting-setting yang digunakan, dan lain sebagainya.<br />
Kalau dalam cisco dia mendapatkan gelar CCIE Security, dengan urutan belajar CCNA, CCSP, lalu CCIE khusus security.</p>
<p>Network designer, semestinya melakukan konsultasi pada mahluk jenis 2 dan 3. Karena dalam perencanaan, aspek-aspek teknis perlu diperhitungkan sehingga tidak terjadi setelah design dibuat, implementator mengalami kegagalan atau konsep &#8220;semen-tahun&#8221; dalam implementasi. Hal ini sangat banyak terjadi, terutama ketika faktor marketing ikut campur dalam design atau ketika design dibuat berdasarkan konsep marketing. Dalam marketing, biasanya segalanya adalah BAGUS dan BISA diimplementasikan. Tapi pada kenyataannya, BELUM TENTU.</p>
<p>Implementator terkadang harus menegak pil pahit ketika designer yang sebetulnya adalah marketing, memaksakan sebuah implementasi yang secara teknis rentan masalah dan dapat berujung pada &#8220;unfinish bussines for troubleshoot&#8221;.</p>
<p>Dari setiap diskusi yang saya lakukan bila ada yang bertanya mengenai network, pertanyaan pertama yang biasa saya berikan adalah, &#8220;Kebutuhan Pengguna&#8221;.<br />
Kebutuhan pengguna ini terdiri dari kebutuhan dasar yang harus ada, kebutuhan penting lain-lain, dan kebutuhan optional.<br />
Jawaban paling sering yang saya temui adalah &#8220;Pokoknya bisa akses internet, bisa akses email, bisa tuker2xan file, entar kan bisa di blokir-blokir yang ngabisin bandwidth&#8221;.<br />
Jawaban ini tidak salah. Tapi ini berarti implementasi yang dilakukan adalah lebih banyak &#8220;percobaan&#8221;. Coba sini, coba sana, blokir sini dan blokir sana. Bila sebuah organisasi memiliki akses bandwidth yang cukup besar, mungkin hal ini tidak terlalu terasa sebagai masalah. Tapi bila pas-pasan, bersiap-siaplah menerima &#8220;neraka complain&#8221;.</p>
<p>Hal kedua yang saya tanyakan adalah, &#8220;Peraturan perusahaan&#8221;.<br />
Peraturan ini menyangkut banyak aspek, dari mulai bagaimana seorang anggota organisasi dapat mengakses network, bagaimana tamu mengakses network, email masuk dan keluar, aturan akses network, batasan yang boleh dan tidak boleh ada dalam komputer client, dan lain sebagainya, yang mana kesemuanya berdasarkan peraturan yang akan diterapkan.</p>
<p>Hal ketiga yang saya tanyakan adalah, &#8220;Aturan pengawasan&#8221;.<br />
Aturan pengawasan ini penting, karena dari sini dapat ditarik berbagai keputusan sehubungan dengan berbagai aktivitas yang terjadi dalam network.</p>
<p>Saya termasuk orang yang tidak setuju dengan pemblokiran. Bagi saya hal yang terpenting adalah pengawasan dan edukasi kesadaran dari setiap orang tentang bagaimana menggunakan bandwidth secara bijaksana. Dengan pengawasan dan kesadaran dan bila mengetahui bahwa dia diawasi, user biasanya lebih mengendalikan diri untuk mengakses &#8220;hal-hal tak penting&#8221; dari jaringan.</p>
<p>Hal keempat yang saya tanyakan adalah, &#8220;Aturan Implementasi&#8221;.</p>
<p>Nah inilah saatnya ke-3 jenis mahluk itu muncul secara penuh, dan merangkum segalanya dan menuangkannya dalam design network dan system.<br />
Didalamnya menyangkut berbagai aspek dari ke-3 hal diatas dan menambahkannya dengan berbagai unsur dalam system.</p>
<p>Karena itu, saya biasanya KURANG MEMPERCAYAI design network yang tidak menyebutkan &#8220;Kebutuhan Pengguna&#8221; karena biasanya tanpa hal tersebut maka hasil implementasi akan dipenuhi dengan tambal dan sulam. Apalagi merencanakan network tanpa mengetahui kebutuhannya apa.</p>
<p>Karena itu, tidak mungkin sebuah design dibuat tanpa mengetahui kebutuhan, dan tidak mungkin implementasi dibuat tanpa perencanaan yang baik, tidak mungkin pengawasan yang baik bisa dilakukan tanpa implementasi yang baik.</p>
<p>Jadi kesimpulannya :<br />
Jenis mahluk :<br />
1. Network Designer<br />
2. Network Implementator<br />
3. Network Security</p>
<p>Persiapan :<br />
1. Kebutuhan pengguna<br />
2. Peraturan<br />
3. Pengawasan<br />
4. Implementasi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2008/04/20/networking-trilogi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bagaimana Menemukan File dengan Extensi Khusus Menggunakan Google ?</title>
		<link>http://www.gauli.com/2008/01/13/bagaimana-menemukan-file-dengan-extensi-khusus-menggunakan-google/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=bagaimana-menemukan-file-dengan-extensi-khusus-menggunakan-google</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2008/01/13/bagaimana-menemukan-file-dengan-extensi-khusus-menggunakan-google/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jan 2008 05:40:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[FAQ]]></category>
		<category><![CDATA[Googling]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[find file]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2008/01/13/bagaimana-menemukan-file-dengan-extensi-khusus-menggunakan-google/</guid>
		<description><![CDATA[Melanjutkan soal menjawab pertanyaan untuk mencari file lewat google Misalnya kita ingin mencari film secara general maka kita bisa menggunakan keyword seperti contoh berikut avi&#124;mpg&#124;mpeg&#124;wmv&#124;rmvb&#124;3gp pras ganteng Maksudnya, temukan yang mengandung pras dan ganteng dan (avi atau mpg atau mpeg atau wmv atau rmvb atau 3gp) bisa juga kita tambahkan seperti contoh berikut avi&#124;mpg&#124;mpeg&#124;wmv&#124;rmvb&#124;3gp pras [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melanjutkan soal menjawab pertanyaan untuk mencari file lewat google</p>
<p>Misalnya kita ingin mencari film secara general maka kita bisa menggunakan keyword seperti contoh berikut</p>
<p>avi|mpg|mpeg|wmv|rmvb|3gp pras ganteng</p>
<p>Maksudnya, temukan yang mengandung pras dan ganteng dan (avi atau mpg atau mpeg atau wmv atau rmvb atau 3gp)</p>
<p>bisa juga kita tambahkan seperti contoh berikut</p>
<p>avi|mpg|mpeg|wmv|rmvb|3gp pras ganteng rapidshare.com</p>
<p>Maksudnya, temukan yang mengandung pras dan ganteng dan (avi atau mpg atau mpeg atau wmv atau rmvb atau 3gp) dan mengandung kata rapidshare.com</p>
<p>Nah selamat berimaginasi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2008/01/13/bagaimana-menemukan-file-dengan-extensi-khusus-menggunakan-google/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Linux] Menyelamatkan file yang terhapus</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/12/13/linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/12/13/linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 12:45:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[file]]></category>
		<category><![CDATA[hapus]]></category>
		<category><![CDATA[partition]]></category>
		<category><![CDATA[recover]]></category>
		<category><![CDATA[selamat]]></category>
		<category><![CDATA[undelete]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/12/13/linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda pernah mengalami ketika tak sengaja mendelete sebuah file dari sistem linux anda. Anda bisa menggunakan beberapa tools yang tersedia dan bisa berjalan di linux 1. TestDisk (http://www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk) 2.  recoverjpeg (http://www.rfc1149.net/devel/recoverjpeg) 3.  recover (http://recover.sourceforge.net/linux/recover/) Kemampuannya cukup baik dalam mengangkat file-file yang telah terhapus bahkan partisi yang rusak. Hanya saja memang program ini berbasis text [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin anda pernah mengalami ketika tak sengaja mendelete sebuah file dari sistem linux anda.</p>
<p>Anda bisa menggunakan beberapa tools yang tersedia dan bisa berjalan di linux</p>
<p>1. TestDisk (http://www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk)</p>
<p>2.  recoverjpeg (http://www.rfc1149.net/devel/recoverjpeg)</p>
<p>3.  recover (http://recover.sourceforge.net/linux/recover/)</p>
<p>Kemampuannya cukup baik dalam mengangkat file-file yang telah terhapus bahkan partisi yang rusak. Hanya saja memang program ini berbasis text dan harus dijalankan dengan privileges root.</p>
<p>Menu-menunya cukup sederhana, anda tinggal memilih dari menu tanpa perlu pusing dengan parameter.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/12/13/linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berganti-ganti Site Google Untuk Pencarian</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/12/01/berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/12/01/berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 18:30:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[cari]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[search]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/12/01/berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian/</guid>
		<description><![CDATA[Ini sedikit tips untuk pencarian di google penggunaan domain milik google preference bahasa Mengenai tips dalam menggunakan keyword tentunya sudah cukup banyak. Tapi pernah ada yang coba ganti-ganti domainnya google ketika melakukan pencarian ? Contohnya penggunaan keyword &#8220;gauli&#8221; dalam pencarian www.google.co.id menghasilkan 45,300 result www.google.com menghasilkan 45.000 result www.google.fr menghasilkan 45.300 result Beda sedikit, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini sedikit tips untuk pencarian di google</p>
<ol>
<li>penggunaan domain milik google</li>
<li>preference bahasa</li>
</ol>
<p>Mengenai tips dalam menggunakan keyword tentunya sudah cukup banyak. Tapi pernah ada yang coba ganti-ganti domainnya google ketika melakukan pencarian ?</p>
<p>Contohnya penggunaan keyword &#8220;<em>gauli</em>&#8221; dalam pencarian</p>
<p>www.google.co.id menghasilkan <font size="-1"><strong>45,300 result<br />
</strong></font></p>
<p>www.google.com menghasilkan <font size="-1"><strong>45.000 result</strong></font></p>
<p>www.google.fr menghasilkan <font size="-1"><strong>45.300 result</strong></font></p>
<p>Beda sedikit, tapi tetap berbeda.</p>
<p>Selain itu pilihan bahasa yang kita gunakan pada preference juga ternyata mempengaruhi jumlah hasil pencarian pada images.google.com, contohnya pada keyword &#8220;<em>gauli</em>&#8221;</p>
<p>bahasa inggris  menghasilkan <font size="-1"><strong><span id="maxLimit">754 result</span></strong></font></p>
<p>bahasa indonesia menghasilkan <font size="-1"><strong><span id="maxLimit">2,730 </span></strong></font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/12/01/berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengorganisasi File</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/04/28/mengorganisasi-file/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mengorganisasi-file</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/04/28/mengorganisasi-file/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 28 Apr 2007 13:44:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/04/28/mengorganisasi-file/</guid>
		<description><![CDATA[Melirik sebentar dalam data yang tersimpan rapih dalam kerajaan direktori kita. Mungkin kita akan terkejut dengan banyaknya file yang kita simpan. Berbagai nama file yang kadang kita sudah lupa lagi apa isinya tanpa membukanya. Itulah hal yang sering terjadi pada orang-orang yang kerjanya berhadapan dengan file-file Saya menulis ini hanya sebagai sumbang ide saja sih. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Melirik sebentar dalam data yang tersimpan rapih dalam kerajaan direktori kita. Mungkin kita akan terkejut dengan banyaknya file yang kita simpan. Berbagai nama file yang kadang kita sudah lupa lagi apa isinya tanpa membukanya. Itulah hal yang sering terjadi pada orang-orang yang kerjanya berhadapan dengan file-file</p>
<p>Saya menulis ini hanya sebagai sumbang ide saja sih. Abis sering banget kesel sama temen-temen yang setengah mati nyari file.</p>
<ol>
<li>Lebih baik nama file diberikan dengan nama yang bisa menunjukan apa yang sedang kita ketikan. Dan bila memiliki beberapa editan yang berbeda dan ingin disimpan, lebih baik berikan nomor urut atau tanggal.Jangan takut kepanjangan, karena nama file di sistem operasi sekarang ini sudah mampu koq menampung nama yang panjang hingga 255 karakter.</li>
<li>Gunakan direktori. Bagi semua dalam direktori yang akan lebih memudahkan kita mengenali perbedaan setiap isinya.</li>
</ol>
<p>2 hal diatas adalah hal terpenting dalam organisasi file agar kita tak lupa dengan apa yang kita cari.</p>
<p>Mudah-mudahan berguna.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/04/28/mengorganisasi-file/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Jangan Selamatkan Data] Buat Data Bener-Bener Hilang</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/04/20/jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/04/20/jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2007 08:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/04/20/jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu saya pernah menulis tenang mengambil kembali data yang telah dihapus. Sekarang saya ingin berbagi kisah tentang bagaimana supaya dia betul-betul menghilang. Berikut kisah dalam kompieku Kebanyakan program untuk melakukan recovery membantu orang melihat yang perlu di recover berbasis nama dan dalam managemen direktori nama yang sama seringkali saling timpa pada saat akan direcover. Trik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu saya pernah menulis tenang mengambil kembali data yang telah dihapus.<br />
Sekarang saya ingin berbagi kisah tentang bagaimana supaya dia betul-betul menghilang.</p>
<p>Berikut kisah dalam kompieku</p>
<p>Kebanyakan program untuk melakukan recovery membantu orang melihat yang perlu di recover berbasis nama dan dalam managemen direktori nama yang sama seringkali saling timpa pada saat akan direcover.</p>
<p>Trik sederhana membuat data betul-betul lenyap (paling tidak jauh lebih sulit di recover) adalah dengan mengkopi file lain ke direktori yang sama dan ganti dengan nama yang sama dan hapus. Ulang paling tidak 5 kali. Lebih baik pilih file dengan ukuran yang sama atau yang besar sekalian.</p>
<p>Pada saat recovery akan ditemukan 5 file dengan nama sama yang telah didelete. Program recovery akan sedikit bingung dan hasilnya sering jadi agak kacau. Lalu penggunaan level yang lebih rendah tentu akan memakan waktu jauh lebih lama untuk menemukannya dan si pelaku recovery harus betul-betul berniat.</p>
<p>Trik lain adalah melakukan low level format. Tentunya seluruh media akan hilang datanya. <img src='http://www.gauli.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Trik lainnya lagi (ini yang saya pakai) adalah dengan melakukan enkripsi terhadap file system. Jangan ngomong soal kenyamanan yaa&#8230; soalnya harus super hati-hati. Sekali hilang kuncinya maka bisa jadi ilang selamanya. Basicnya dalam system kompie saya ada 3 level enkripsi.<br />
Jadi pada saat dinyalakan program akan mengambil sebuah file (yang telah saya pilih) sebagai kunci pembuka awal dari partisi. Lalu kunci kedua akan membuka homedir yang kuncinya diambil dari salah satu file dari system yang terbuka pada kunci pertama. Lalu kunci ke 3 menggunakan password sepanjang lebih dari 25 karakter yang harus saya input sendiri agar direktori data terbuka.<br />
Ke-3 kunci ini harus ada. Salah satu hilang, dadah for my data. Ribet ??? Buat saya yang sudah terbiasa, ini sih biasa aja <img src='http://www.gauli.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Dan cara saya ini menggunakan 3 produk yang berbeda juga loo <img src='http://www.gauli.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  masing-masing memiliki teknik dan trik sendiri yang makin memper-ribet suasana.</p>
<p>Kemudian saya juga memasang program untuk safe deleting yang akan membantu saya memastikan segalanya terhapus dengan nyaris sempurna.</p>
<p>Yang pasti cara ini akan menyebabkan pencarian data secara low level akan mengalami jalan buntu.</p>
<p>Meniru cara saya jelas tidak sederhana karena settingan secara system banyak sekali.<br />
Bentuk sederhana dari cara yang saya pakai ini adalah dengan memanfaatkan program seperti TrueCrypt (http://www.truecrypt.org). Kalau di windows dia bisa menghasilkan drive baru khusus untuk data yang telah di enkripsi.</p>
<p>Ah iya, diatas saya bilang &#8220;nyaris&#8221;. Karena saya percaya, segalanya hanyalah masalah waktu <img src='http://www.gauli.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mudah-mudahan informasi ini berguna</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/04/20/jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

