Archive for the ‘Tips’ Category
Networking Trilogi
Networking Trilogi adalah teori tentang 3 jenis manusia yang umumnya harus ada untuk membangun network yang baik dalam sebuah organisasi.
Ketiga hal ini saya dapatkan selama petualangan didalam dunia kabel dan baud, dari banyak diskusi dan bacaan.
Dalam dunia networking, secara umum semua berangkat terlebih dahulu dari pengetahuan teknis. Kalau dalam kursusnya cisco, semua berangkat dari kursus CCNA, sehingga pengetahuan dasar networkingnya (seharusnya) tidak diragukan lagi. Selanjutnya para mahluk ini bisa mengambil jenjang kemampuan khusus yang ingin dikuasai.
Bagaimana Menemukan File dengan Extensi Khusus Menggunakan Google ?
Melanjutkan soal menjawab pertanyaan untuk mencari file lewat google
Misalnya kita ingin mencari film secara general maka kita bisa menggunakan keyword seperti contoh berikut
avi|mpg|mpeg|wmv|rmvb|3gp pras ganteng
Maksudnya, temukan yang mengandung pras dan ganteng dan (avi atau mpg atau mpeg atau wmv atau rmvb atau 3gp)
bisa juga kita tambahkan seperti contoh berikut
avi|mpg|mpeg|wmv|rmvb|3gp pras ganteng rapidshare.com
Maksudnya, temukan yang mengandung pras dan ganteng dan (avi atau mpg atau mpeg atau wmv atau rmvb atau 3gp) dan mengandung kata rapidshare.com
Nah selamat berimaginasi
[Linux] Menyelamatkan file yang terhapus
Mungkin anda pernah mengalami ketika tak sengaja mendelete sebuah file dari sistem linux anda.
Anda bisa menggunakan beberapa tools yang tersedia dan bisa berjalan di linux
1. TestDisk (http://www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk)
2. recoverjpeg (http://www.rfc1149.net/devel/recoverjpeg)
3. recover (http://recover.sourceforge.net/linux/recover/)
Kemampuannya cukup baik dalam mengangkat file-file yang telah terhapus bahkan partisi yang rusak. Hanya saja memang program ini berbasis text dan harus dijalankan dengan privileges root.
Menu-menunya cukup sederhana, anda tinggal memilih dari menu tanpa perlu pusing dengan parameter.
Berganti-ganti Site Google Untuk Pencarian
Ini sedikit tips untuk pencarian di google
- penggunaan domain milik google
- preference bahasa
Mengenai tips dalam menggunakan keyword tentunya sudah cukup banyak. Tapi pernah ada yang coba ganti-ganti domainnya google ketika melakukan pencarian ?
Contohnya penggunaan keyword “gauli” dalam pencarian
www.google.co.id menghasilkan 45,300 result
www.google.com menghasilkan 45.000 result
www.google.fr menghasilkan 45.300 result
Beda sedikit, tapi tetap berbeda.
Selain itu pilihan bahasa yang kita gunakan pada preference juga ternyata mempengaruhi jumlah hasil pencarian pada images.google.com, contohnya pada keyword “gauli”
bahasa inggris menghasilkan 754 result
bahasa indonesia menghasilkan 2,730
Mengorganisasi File
Melirik sebentar dalam data yang tersimpan rapih dalam kerajaan direktori kita. Mungkin kita akan terkejut dengan banyaknya file yang kita simpan. Berbagai nama file yang kadang kita sudah lupa lagi apa isinya tanpa membukanya. Itulah hal yang sering terjadi pada orang-orang yang kerjanya berhadapan dengan file-file
Saya menulis ini hanya sebagai sumbang ide saja sih. Abis sering banget kesel sama temen-temen yang setengah mati nyari file.
- Lebih baik nama file diberikan dengan nama yang bisa menunjukan apa yang sedang kita ketikan. Dan bila memiliki beberapa editan yang berbeda dan ingin disimpan, lebih baik berikan nomor urut atau tanggal.Jangan takut kepanjangan, karena nama file di sistem operasi sekarang ini sudah mampu koq menampung nama yang panjang hingga 255 karakter.
- Gunakan direktori. Bagi semua dalam direktori yang akan lebih memudahkan kita mengenali perbedaan setiap isinya.
2 hal diatas adalah hal terpenting dalam organisasi file agar kita tak lupa dengan apa yang kita cari.
Mudah-mudahan berguna.
[Jangan Selamatkan Data] Buat Data Bener-Bener Hilang
Dulu saya pernah menulis tenang mengambil kembali data yang telah dihapus.
Sekarang saya ingin berbagi kisah tentang bagaimana supaya dia betul-betul menghilang.
Berikut kisah dalam kompieku
Kebanyakan program untuk melakukan recovery membantu orang melihat yang perlu di recover berbasis nama dan dalam managemen direktori nama yang sama seringkali saling timpa pada saat akan direcover.
Trik sederhana membuat data betul-betul lenyap (paling tidak jauh lebih sulit di recover) adalah dengan mengkopi file lain ke direktori yang sama dan ganti dengan nama yang sama dan hapus. Ulang paling tidak 5 kali. Lebih baik pilih file dengan ukuran yang sama atau yang besar sekalian.
Pada saat recovery akan ditemukan 5 file dengan nama sama yang telah didelete. Program recovery akan sedikit bingung dan hasilnya sering jadi agak kacau. Lalu penggunaan level yang lebih rendah tentu akan memakan waktu jauh lebih lama untuk menemukannya dan si pelaku recovery harus betul-betul berniat.
Trik lain adalah melakukan low level format. Tentunya seluruh media akan hilang datanya.
Trik lainnya lagi (ini yang saya pakai) adalah dengan melakukan enkripsi terhadap file system. Jangan ngomong soal kenyamanan yaa… soalnya harus super hati-hati. Sekali hilang kuncinya maka bisa jadi ilang selamanya. Basicnya dalam system kompie saya ada 3 level enkripsi.
Jadi pada saat dinyalakan program akan mengambil sebuah file (yang telah saya pilih) sebagai kunci pembuka awal dari partisi. Lalu kunci kedua akan membuka homedir yang kuncinya diambil dari salah satu file dari system yang terbuka pada kunci pertama. Lalu kunci ke 3 menggunakan password sepanjang lebih dari 25 karakter yang harus saya input sendiri agar direktori data terbuka.
Ke-3 kunci ini harus ada. Salah satu hilang, dadah for my data. Ribet ??? Buat saya yang sudah terbiasa, ini sih biasa aja
Dan cara saya ini menggunakan 3 produk yang berbeda juga loo
masing-masing memiliki teknik dan trik sendiri yang makin memper-ribet suasana.
Kemudian saya juga memasang program untuk safe deleting yang akan membantu saya memastikan segalanya terhapus dengan nyaris sempurna.
Yang pasti cara ini akan menyebabkan pencarian data secara low level akan mengalami jalan buntu.
Meniru cara saya jelas tidak sederhana karena settingan secara system banyak sekali.
Bentuk sederhana dari cara yang saya pakai ini adalah dengan memanfaatkan program seperti TrueCrypt (http://www.truecrypt.org). Kalau di windows dia bisa menghasilkan drive baru khusus untuk data yang telah di enkripsi.
Ah iya, diatas saya bilang “nyaris”. Karena saya percaya, segalanya hanyalah masalah waktu
Mudah-mudahan informasi ini berguna