<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Gauli(dot)Com &#187; Technology</title>
	<atom:link href="http://www.gauli.com/category/technology/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.gauli.com</link>
	<description>Timbunan Segala Hal Yang Terpikir</description>
	<lastBuildDate>Wed, 08 Feb 2012 08:41:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Mencoba Zyrex Ellipse EGT270</title>
		<link>http://www.gauli.com/2009/07/07/mencoba-zyrex-ellipse-egt270/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=mencoba-zyrex-ellipse-egt270</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2009/07/07/mencoba-zyrex-ellipse-egt270/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 07 Jul 2009 07:47:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Opini]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/?p=124</guid>
		<description><![CDATA[Mencoba laptop Zyrex Ellipse EGT270 memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Mengapa ? Karena sangat menyebalkan. Wifi Sangat LEMAH !!! Sementara laptop 2x lain dengan gagah mendapatkan sinyal full untuk mengakses akses point berjarak sekitar 5 meter dan line of sign,  dia hanya menari di 1-2 bar. Memasang wifi usb adalah cara terbaik untuk mendapatkan akses [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mencoba laptop Zyrex Ellipse EGT270 memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Mengapa ? Karena sangat menyebalkan.</p>
<p>Wifi</p>
<p>Sangat LEMAH !!! Sementara laptop 2x lain dengan gagah mendapatkan sinyal full untuk mengakses akses point berjarak sekitar 5 meter dan line of sign,  dia hanya menari di 1-2 bar. Memasang wifi usb adalah cara terbaik untuk mendapatkan akses yang lebih stabil.</p>
<p>USB Port</p>
<p>Lemah. Saat memasang 1 buah mouse, semua normal. Ditambahkan 1 buah harddisk semua normal. Begitu ditambahkan 1 buah flashdisk, harddisk removable dan flashdisk tidak terbaca. Keliatannya powernya tidak mencukupi untuk menhidupi semua harddisk. Sementara versi lamanya bisa dengan tenang melayani 3 buah removable disk.</p>
<p>Akhir kata.</p>
<p>Capeee deee make laptop ini. Musti pasang external usb hub dengan power agar mendapatkan high power usb agar bisa menggunakan 2 media. Capek dengan wifi yang putus nyambung. Capek dengan panas yang menggelora ditangan.</p>
<p>Saya pribadi tidak ingin lagi menggunakannya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2009/07/07/mencoba-zyrex-ellipse-egt270/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Networking Trilogi</title>
		<link>http://www.gauli.com/2008/04/20/networking-trilogi/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=networking-trilogi</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2008/04/20/networking-trilogi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Apr 2008 17:21:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Teknologi Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2008/04/20/networking-trilogi/</guid>
		<description><![CDATA[Networking Trilogi adalah teori tentang 3 jenis manusia yang umumnya harus ada untuk membangun network yang baik dalam sebuah organisasi. Ketiga hal ini saya dapatkan selama petualangan didalam dunia kabel dan baud, dari banyak diskusi dan bacaan. Dalam dunia networking, secara umum semua berangkat terlebih dahulu dari pengetahuan teknis. Kalau dalam kursusnya cisco, semua berangkat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="moz-text-html" lang="x-western"> Networking Trilogi adalah teori tentang 3 jenis manusia yang umumnya harus ada untuk membangun network yang baik dalam sebuah organisasi.<br />
Ketiga hal ini saya dapatkan selama petualangan didalam dunia kabel dan baud, dari banyak diskusi dan bacaan.</p>
<p>Dalam dunia networking, secara umum semua berangkat terlebih dahulu dari pengetahuan teknis. Kalau dalam kursusnya cisco, semua berangkat dari kursus CCNA, sehingga pengetahuan dasar networkingnya (seharusnya) tidak diragukan lagi. Selanjutnya para mahluk ini bisa mengambil jenjang kemampuan khusus yang ingin dikuasai.</p>
<p><span id="more-56"></span> Apa saja jenis mahluk tersebut :</p>
<p>1. Network Designer</p>
<p>Mahluk ini biasanya adalah sejenis mahluk yang mengerti perencanaan, jenis perangkat dan software yang tepat untuk di implementasikan (berdasarkan fitur dari suatu perangkat), dan bagaimana setiap faktor yang diperlukan di jait dan disulam oleh mahluk jenis ke-2, yaitu network implementator.<br />
Biasanya mahluk ini tidak lagi diharuskan mengerti implementasi, tapi DIWAJIBKAN mengerti aspek-aspek dasar teknis. Karenanya mahluk ini biasanya memiliki dasar networking yang kuat sebelum bisa diangkat menjadi mahluk designer.<br />
Kalau dalam cisco dia mendapatkan gelar CCDE, dengan urutan belajar CCNA dan CCDA, CCDP, lalu CCDE.</p>
<p>2. Network Implementator</p>
<p>Mahluk ini adalah jenis yang mengerti bagaimana sebuah perangkat di pasang, di setting dan aspek-aspek yang mungkin timbul dari setiap jenis implementasi, berbagai konsekuensi yang mungkin timbul, dll yang berhubungan dengan hal-hal teknis.<br />
Mahluk ini hanya cukup berkonsentrasi pada implementasi. Tidak harus memikirkan perencanaan yang ingin implementasikan.<br />
Kalau dalam cisco dia mendapatkan gelar CCIE Routing &amp; Switching, dengan urutan belajar CCNA/CCENT, CCNP, lalu CCIE khusus routing dan switching.</p>
<p>3. Network Security</p>
<p>Nah, mahluk jenis ini biasanya memiliki penguasaan pada ke-2 hal diatas. Tapi biasanya kemampuan designernya tidak sebaik bila dilakukan oleh network designer. Tapi mahluk jenis ini diperlukan untuk melihat celah diantara kedua jenis mahluk sebelumnya. Celah-celah yang terjadi bisa disebabkan banyak hal, dari mulai system perencanaan, system penggunaan, setting-setting yang digunakan, dan lain sebagainya.<br />
Kalau dalam cisco dia mendapatkan gelar CCIE Security, dengan urutan belajar CCNA, CCSP, lalu CCIE khusus security.</p>
<p>Network designer, semestinya melakukan konsultasi pada mahluk jenis 2 dan 3. Karena dalam perencanaan, aspek-aspek teknis perlu diperhitungkan sehingga tidak terjadi setelah design dibuat, implementator mengalami kegagalan atau konsep &#8220;semen-tahun&#8221; dalam implementasi. Hal ini sangat banyak terjadi, terutama ketika faktor marketing ikut campur dalam design atau ketika design dibuat berdasarkan konsep marketing. Dalam marketing, biasanya segalanya adalah BAGUS dan BISA diimplementasikan. Tapi pada kenyataannya, BELUM TENTU.</p>
<p>Implementator terkadang harus menegak pil pahit ketika designer yang sebetulnya adalah marketing, memaksakan sebuah implementasi yang secara teknis rentan masalah dan dapat berujung pada &#8220;unfinish bussines for troubleshoot&#8221;.</p>
<p>Dari setiap diskusi yang saya lakukan bila ada yang bertanya mengenai network, pertanyaan pertama yang biasa saya berikan adalah, &#8220;Kebutuhan Pengguna&#8221;.<br />
Kebutuhan pengguna ini terdiri dari kebutuhan dasar yang harus ada, kebutuhan penting lain-lain, dan kebutuhan optional.<br />
Jawaban paling sering yang saya temui adalah &#8220;Pokoknya bisa akses internet, bisa akses email, bisa tuker2xan file, entar kan bisa di blokir-blokir yang ngabisin bandwidth&#8221;.<br />
Jawaban ini tidak salah. Tapi ini berarti implementasi yang dilakukan adalah lebih banyak &#8220;percobaan&#8221;. Coba sini, coba sana, blokir sini dan blokir sana. Bila sebuah organisasi memiliki akses bandwidth yang cukup besar, mungkin hal ini tidak terlalu terasa sebagai masalah. Tapi bila pas-pasan, bersiap-siaplah menerima &#8220;neraka complain&#8221;.</p>
<p>Hal kedua yang saya tanyakan adalah, &#8220;Peraturan perusahaan&#8221;.<br />
Peraturan ini menyangkut banyak aspek, dari mulai bagaimana seorang anggota organisasi dapat mengakses network, bagaimana tamu mengakses network, email masuk dan keluar, aturan akses network, batasan yang boleh dan tidak boleh ada dalam komputer client, dan lain sebagainya, yang mana kesemuanya berdasarkan peraturan yang akan diterapkan.</p>
<p>Hal ketiga yang saya tanyakan adalah, &#8220;Aturan pengawasan&#8221;.<br />
Aturan pengawasan ini penting, karena dari sini dapat ditarik berbagai keputusan sehubungan dengan berbagai aktivitas yang terjadi dalam network.</p>
<p>Saya termasuk orang yang tidak setuju dengan pemblokiran. Bagi saya hal yang terpenting adalah pengawasan dan edukasi kesadaran dari setiap orang tentang bagaimana menggunakan bandwidth secara bijaksana. Dengan pengawasan dan kesadaran dan bila mengetahui bahwa dia diawasi, user biasanya lebih mengendalikan diri untuk mengakses &#8220;hal-hal tak penting&#8221; dari jaringan.</p>
<p>Hal keempat yang saya tanyakan adalah, &#8220;Aturan Implementasi&#8221;.</p>
<p>Nah inilah saatnya ke-3 jenis mahluk itu muncul secara penuh, dan merangkum segalanya dan menuangkannya dalam design network dan system.<br />
Didalamnya menyangkut berbagai aspek dari ke-3 hal diatas dan menambahkannya dengan berbagai unsur dalam system.</p>
<p>Karena itu, saya biasanya KURANG MEMPERCAYAI design network yang tidak menyebutkan &#8220;Kebutuhan Pengguna&#8221; karena biasanya tanpa hal tersebut maka hasil implementasi akan dipenuhi dengan tambal dan sulam. Apalagi merencanakan network tanpa mengetahui kebutuhannya apa.</p>
<p>Karena itu, tidak mungkin sebuah design dibuat tanpa mengetahui kebutuhan, dan tidak mungkin implementasi dibuat tanpa perencanaan yang baik, tidak mungkin pengawasan yang baik bisa dilakukan tanpa implementasi yang baik.</p>
<p>Jadi kesimpulannya :<br />
Jenis mahluk :<br />
1. Network Designer<br />
2. Network Implementator<br />
3. Network Security</p>
<p>Persiapan :<br />
1. Kebutuhan pengguna<br />
2. Peraturan<br />
3. Pengawasan<br />
4. Implementasi</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2008/04/20/networking-trilogi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Linux] Menyelamatkan file yang terhapus</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/12/13/linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/12/13/linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 13 Dec 2007 12:45:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Linux]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[file]]></category>
		<category><![CDATA[hapus]]></category>
		<category><![CDATA[partition]]></category>
		<category><![CDATA[recover]]></category>
		<category><![CDATA[selamat]]></category>
		<category><![CDATA[undelete]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/12/13/linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus/</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin anda pernah mengalami ketika tak sengaja mendelete sebuah file dari sistem linux anda. Anda bisa menggunakan beberapa tools yang tersedia dan bisa berjalan di linux 1. TestDisk (http://www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk) 2.  recoverjpeg (http://www.rfc1149.net/devel/recoverjpeg) 3.  recover (http://recover.sourceforge.net/linux/recover/) Kemampuannya cukup baik dalam mengangkat file-file yang telah terhapus bahkan partisi yang rusak. Hanya saja memang program ini berbasis text [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin anda pernah mengalami ketika tak sengaja mendelete sebuah file dari sistem linux anda.</p>
<p>Anda bisa menggunakan beberapa tools yang tersedia dan bisa berjalan di linux</p>
<p>1. TestDisk (http://www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk)</p>
<p>2.  recoverjpeg (http://www.rfc1149.net/devel/recoverjpeg)</p>
<p>3.  recover (http://recover.sourceforge.net/linux/recover/)</p>
<p>Kemampuannya cukup baik dalam mengangkat file-file yang telah terhapus bahkan partisi yang rusak. Hanya saja memang program ini berbasis text dan harus dijalankan dengan privileges root.</p>
<p>Menu-menunya cukup sederhana, anda tinggal memilih dari menu tanpa perlu pusing dengan parameter.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/12/13/linux-menyelamatkan-file-yang-terhapus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berganti-ganti Site Google Untuk Pencarian</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/12/01/berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/12/01/berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Nov 2007 18:30:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[cari]]></category>
		<category><![CDATA[google]]></category>
		<category><![CDATA[pencarian]]></category>
		<category><![CDATA[search]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/12/01/berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian/</guid>
		<description><![CDATA[Ini sedikit tips untuk pencarian di google penggunaan domain milik google preference bahasa Mengenai tips dalam menggunakan keyword tentunya sudah cukup banyak. Tapi pernah ada yang coba ganti-ganti domainnya google ketika melakukan pencarian ? Contohnya penggunaan keyword &#8220;gauli&#8221; dalam pencarian www.google.co.id menghasilkan 45,300 result www.google.com menghasilkan 45.000 result www.google.fr menghasilkan 45.300 result Beda sedikit, tapi [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ini sedikit tips untuk pencarian di google</p>
<ol>
<li>penggunaan domain milik google</li>
<li>preference bahasa</li>
</ol>
<p>Mengenai tips dalam menggunakan keyword tentunya sudah cukup banyak. Tapi pernah ada yang coba ganti-ganti domainnya google ketika melakukan pencarian ?</p>
<p>Contohnya penggunaan keyword &#8220;<em>gauli</em>&#8221; dalam pencarian</p>
<p>www.google.co.id menghasilkan <font size="-1"><strong>45,300 result<br />
</strong></font></p>
<p>www.google.com menghasilkan <font size="-1"><strong>45.000 result</strong></font></p>
<p>www.google.fr menghasilkan <font size="-1"><strong>45.300 result</strong></font></p>
<p>Beda sedikit, tapi tetap berbeda.</p>
<p>Selain itu pilihan bahasa yang kita gunakan pada preference juga ternyata mempengaruhi jumlah hasil pencarian pada images.google.com, contohnya pada keyword &#8220;<em>gauli</em>&#8221;</p>
<p>bahasa inggris  menghasilkan <font size="-1"><strong><span id="maxLimit">754 result</span></strong></font></p>
<p>bahasa indonesia menghasilkan <font size="-1"><strong><span id="maxLimit">2,730 </span></strong></font></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/12/01/berganti-ganti-site-google-untuk-pencarian/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Sharing] Siapa Saja Pengguna Bandwidth</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/11/06/sharing-siapa-saja-pengguna-bandwidth/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sharing-siapa-saja-pengguna-bandwidth</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/11/06/sharing-siapa-saja-pengguna-bandwidth/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 15:44:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Networking]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/11/06/sharing-siapa-saja-pengguna-bandwidth/</guid>
		<description><![CDATA[Pernahkah ada yang bertanya, &#8220;Siapa saja persisnya para pengguna bandwidth ?&#8221;. 1. Manusia Rasanya ini tidak perlu di jelaskan lagi. Mereka yang aktif menggunakan &#8220;dengan sengaja&#8221; kapasitas yang ada, baik untuk membuka site, download-download, upload-upload, chatting, dan lain sebagainya yang dilakukan dengan sengaja. 2. Operating System Taukah anda, bahwa umumnya Operating System seperti Microcok Winblow, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pernahkah ada yang bertanya, &#8220;Siapa saja persisnya para pengguna bandwidth ?&#8221;.</p>
<p>1. Manusia<br />
Rasanya ini tidak perlu di jelaskan lagi. Mereka yang aktif menggunakan &#8220;dengan sengaja&#8221; kapasitas yang ada, baik untuk membuka site, download-download, upload-upload, chatting, dan lain sebagainya yang dilakukan dengan sengaja.</p>
<p>2. Operating System<br />
Taukah anda, bahwa umumnya Operating System seperti Microcok Winblow, Mac ngekOSt, Linux, dll akan melakukan pengecekan terhadap update-update terbaru dari site yang mengeluarkannya. Pada linux, yang dilakukan adalah memeriksa file pada direktory update di server dan memeriksa tanggalnya. Pada ms windblow, biasanya yang dilakukan adalah langsung mendownload. Sedangkan pada Mac ngeKost saya kurang ingat karena terakhir pakai sudah 7 tahun lalu.<br />
MS Windblow biarpun bajakan, biasanya akan tetap melakukan download otomatis, hanya saja pada waktu akan di apply, barulah bermasalah bila activationnya masih bermasalah. Jumlah file yang di download seringkali sangat besar bahkan bisa sampai ratusan mega yang akan di download secara berkesinambungan. Jadi perhatikanlah auto update anda yang secara default aktif.</p>
<p>3. Virus dan Trojan<br />
Virus memiliki berbagai metoda penyebaran. Yang umum sekarang ini adalah melakukan perampokan terhadap daftar email dari outlook kemudian melakukan pengiriman email kepada mereka. Ada pula virus yang mengupdate target untuk di &#8220;goda&#8221; secara online, sehingga sadar tak sadar jumlah yang akan mengalami pengiriman akan semakin besar.<br />
Sementara itu, trojan akan dengan senang hati mengirimkan data-data pribadi dari komputer anda untuk di kirim ke (umumnya) news server. Jadi jangan aneh bila mendadak, seseorang memiliki file anda yang bisa diambil dari newsgroup-newsgroup yang banyak bertebaran di internet.<br />
Mereka berdua inilah yang bisa mewujudkan diri sebagai junk mail, baik bagi orang lain, maupun bagi diri sendiri.</p>
<p>4. Program<br />
Beberapa jenis program, secara background melakukan &#8220;update&#8221; terhadap site tertentu</p>
<p>5. Server<br />
Server disediakan untuk diakses. Tergantung dari service yang disediakan orang akan melakukan akses. Baik dalam bentuk email, akses web atau yang lainnya. Semua tergantung dari jenis service yang disediakan dan terpasang pada mesin tersebut.</p>
<p>6. Pencuri<br />
Mengapa pencuri ? Pikirkanlah. Sebuah mesin terbuka dari akses manapun. Server memiliki &#8220;sesuatu&#8221; yang bisa diakses. Melihat permintaan username dan password, selalu menarik untuk diraih dan dikuasai. Saat itulah pencuri akan mencoba hadir. Itu pencuri dari luar. Tapi bisa juga terdapat pencuri dari dalam, yaitu seseorang yang memiliki akses dan menggunakannya untuk keperluan pribadi. Untuk sebagian orang, memiliki sesuatu yang bisa dibagikan kepada orang lain adalah membanggakan. Memiliki site misalnya yang bisa diakses oleh teman-teman dengan resource harddisk nyaris tanpa batas dan selalu online bisa terkadang bisa membuat seseorang yang memiliki akses tersebut merasa perlu menambahkan kebanggaannya tanpa (pura-pura tak) menyadari efeknya bila semakin banyak yang mengaksesnya. Dari data CERT hal ini (pencuri internal) cukup banyak terjadi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/11/06/sharing-siapa-saja-pengguna-bandwidth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Sharing] Tentang Bandwidth</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/11/06/sharing-tentang-bandwidth/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=sharing-tentang-bandwidth</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/11/06/sharing-tentang-bandwidth/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 06 Nov 2007 15:43:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/11/06/sharing-tentang-bandwidth/</guid>
		<description><![CDATA[bagaimana menghitung kapasitas jaringan Dalam melakukan perhitungan, ada 2 faktor dasar yang perlu di perhatikan 1. Bandwidth 2. Throughput Bandwidth adalah nilai kotor kapasitas maksimal sebuah jaringan. Sedangkan throughput adalah nilai riil dari penggunaan jaringan yang bisa digunakan. Througput adalah bandwidth actual yang diukur secara spesifik. Jadi nilai bandwidth selalu lebih besar dari pada nilai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="moz-text-flowed" style="font-family: -moz-fixed; font-size: 12px" lang="x-western">bagaimana menghitung kapasitas jaringan</p>
<p>Dalam melakukan perhitungan, ada 2 faktor dasar yang perlu di perhatikan</p>
<p>1. Bandwidth<br />
2. Throughput</p>
<p>Bandwidth adalah nilai kotor kapasitas maksimal sebuah jaringan.  Sedangkan throughput adalah nilai riil dari penggunaan jaringan yang  bisa digunakan. Througput adalah bandwidth actual yang diukur secara  spesifik.<br />
Jadi nilai bandwidth selalu lebih besar dari pada nilai throughput.</p>
<p>Jadi bisa saja terjadi dimana dengan bandwidth misalnya 256 Kbps, secara  perhitungan kita harusnya bisa mendownload selama 1 detik, ternyata  waktu yang kita butuhkan adalah 4 detik. Dari sini kita bisa melihat  bahwa throughput yang didapat sebetulnya hanyalah 64 Kbps.</p>
<p>Throughput yang didapatkan kadang bisa sangat jauh dari harapan.  Penyebabnya banyak. Diantaranya adalah<br />
- Perangkat jaringan (misalnya, sudah terlalu tinggi loadnya, setting  yang kurang tepat, dll)<br />
- Tipe data yang ditransfer ( misalnya, umumnya web lebih cepat dari ftp)<br />
- Topologi jaringan<br />
- Jumlah pengguna<br />
- Spesifikasi komputer pengguna/user/server<br />
- Interferensi (misalnya listrik, cuaca, dll)</p>
<p>Mengenai jumlah pengguna, mari membuat hitung2xan singkat yang tidak  terlalu tepat tapi bisa menggambarkan sedikit pengaruhnya.</p>
<p>Jika 1 orang menggunakan transfer sebesar 16 Kbps berapa jumlah user  untuk memenuhi jumlah 256 Kbps ?<br />
Jumlahnya 16 orang saja yang didapat dari 256/16.</p>
<p>Beberapa informasi umum :<br />
Ethernet umumnya hanya mampu melewatkan data sebesar 12% dari kapasitas  maksimumnya. Jadi bila kita bicara fastethernet dengan kecepatan 100  Mbps, umumnya dia hanya mampu melayani hingga 12 Mbps saja. Sedangkan  sisanya digunakan untuk keperluan transport protokol Ethernet itu sendiri.</p>
<p>Salah satu teknik untuk mengoptimalisasi bandwidth bisa dilakukan dengan  menggunakan bandwitdh management</p>
<p>Pemantauan penggunaaan network bisa dilakukan dengan menerapkan Network  Management System dan menerapkan protocol AAA didalamnya, management ip  dan bandwitdh limiter/management.</p>
<p>Beberapa aplikasi seperti VOIP dan VPN akan menyita bandwitdh dengan  meminta alokasi dalam jumlah tertentu, seberapa besarpun aktual request  dibuat.</p>
<p>Pada voip terdapat nilai paiload yang bisa digunakan untuk mengatur  besar bandwidth yang digunakan, yang umumnya memiliki nilai  minimal/default pada 16 Kbps. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas suara.<br />
Pada VPN, nilai bandwidth yang diperlukan sangat bervariasi tergantung  pada keluaran produksinya. Secara umum VPN membutuhkan 56 Kbps tapi  tidak menutup kemungkinan kebutuhan ini melonjak, yang sekali lagi  tergantung pada jenis VPN yang digunakan.</p>
<p>Secara umum, pengguna terbanyak dari bandwidth adalah, virus, trojan,  junk, dan &#8220;hal lain&#8221; yang tak disadari oleh user, misalnya auto update  microsoft windows yang secara default menyala dan terus mendownload  setiap update yang ditemukan, terlepas dari apakah update tersebut akan  di install atau tidak.</p>
<p>Dengan menerapkan perhitungan matematis mengenai faktor-faktor diatas  bisa didapatkan jumlah kapasitas aktual yang diperlukan untuk melayani  jumlah pengguna tertentu.</p>
<p>Demikian sharing dari saya.<br />
Mudah2xan berguna bagi rekan-rekan yang sering berhubungan dengan jaringan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/11/06/sharing-tentang-bandwidth/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>21</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Spamming dan Penipuan Via SMS</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/06/12/spamming-dan-penipuan-via-sms/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=spamming-dan-penipuan-via-sms</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/06/12/spamming-dan-penipuan-via-sms/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 12 Jun 2007 04:31:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Info]]></category>
		<category><![CDATA[Sharing]]></category>
		<category><![CDATA[Technology]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/06/12/spamming-dan-penipuan-via-sms/</guid>
		<description><![CDATA[Selain spamming dari operator untuk berbagai service short number, kini mulai banyak juga spamming penawaran hutang, penawaran asuransi dan lain-lain dikirim dari nomor pengguna secara langsung. Dan ini cukup menyebalkan karena Tapi selain itu kebetulan sekali belum lama ini terjadi suatu kasus dengan seorang teman, ketika menerima sms yang mengatakan bahwa dia keponakan kawan saya, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selain spamming dari operator untuk berbagai service short number, kini mulai banyak juga spamming penawaran hutang, penawaran asuransi dan lain-lain dikirim dari nomor pengguna secara langsung. Dan ini cukup menyebalkan karena</p>
<p>Tapi selain itu kebetulan sekali belum lama ini terjadi suatu kasus dengan seorang teman, ketika menerima sms yang mengatakan bahwa dia keponakan kawan saya, sambil menyebutkan kalau dia adalah anak dari saudaranya (menyebut nama) dan meminta di kirimi pulsa ke sebuah nomor lain yang bukan digunakan untuk mengirim sms.</p>
<p>Karena merasa tidak jelas nomor mana yang harus di kirimi, dia menelepon keponakannya itu yang ternyata orangnya berbeda dari keponakan standarnya.</p>
<p>Nah loh&#8230; lalu siapakah sebetulnya yang meminta pulsa ?</p>
<p>Sebagai pesan, berhati-hatilah. Cek dahulu sebelum memberi.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/06/12/spamming-dan-penipuan-via-sms/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[Jangan Selamatkan Data] Buat Data Bener-Bener Hilang</title>
		<link>http://www.gauli.com/2007/04/20/jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang/?utm_source=rss&#038;utm_medium=rss&#038;utm_campaign=jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang</link>
		<comments>http://www.gauli.com/2007/04/20/jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Apr 2007 08:52:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>M. Prasodjo</dc:creator>
				<category><![CDATA[Technology]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.gauli.com/2007/04/20/jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang/</guid>
		<description><![CDATA[Dulu saya pernah menulis tenang mengambil kembali data yang telah dihapus. Sekarang saya ingin berbagi kisah tentang bagaimana supaya dia betul-betul menghilang. Berikut kisah dalam kompieku Kebanyakan program untuk melakukan recovery membantu orang melihat yang perlu di recover berbasis nama dan dalam managemen direktori nama yang sama seringkali saling timpa pada saat akan direcover. Trik [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dulu saya pernah menulis tenang mengambil kembali data yang telah dihapus.<br />
Sekarang saya ingin berbagi kisah tentang bagaimana supaya dia betul-betul menghilang.</p>
<p>Berikut kisah dalam kompieku</p>
<p>Kebanyakan program untuk melakukan recovery membantu orang melihat yang perlu di recover berbasis nama dan dalam managemen direktori nama yang sama seringkali saling timpa pada saat akan direcover.</p>
<p>Trik sederhana membuat data betul-betul lenyap (paling tidak jauh lebih sulit di recover) adalah dengan mengkopi file lain ke direktori yang sama dan ganti dengan nama yang sama dan hapus. Ulang paling tidak 5 kali. Lebih baik pilih file dengan ukuran yang sama atau yang besar sekalian.</p>
<p>Pada saat recovery akan ditemukan 5 file dengan nama sama yang telah didelete. Program recovery akan sedikit bingung dan hasilnya sering jadi agak kacau. Lalu penggunaan level yang lebih rendah tentu akan memakan waktu jauh lebih lama untuk menemukannya dan si pelaku recovery harus betul-betul berniat.</p>
<p>Trik lain adalah melakukan low level format. Tentunya seluruh media akan hilang datanya. <img src='http://www.gauli.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Trik lainnya lagi (ini yang saya pakai) adalah dengan melakukan enkripsi terhadap file system. Jangan ngomong soal kenyamanan yaa&#8230; soalnya harus super hati-hati. Sekali hilang kuncinya maka bisa jadi ilang selamanya. Basicnya dalam system kompie saya ada 3 level enkripsi.<br />
Jadi pada saat dinyalakan program akan mengambil sebuah file (yang telah saya pilih) sebagai kunci pembuka awal dari partisi. Lalu kunci kedua akan membuka homedir yang kuncinya diambil dari salah satu file dari system yang terbuka pada kunci pertama. Lalu kunci ke 3 menggunakan password sepanjang lebih dari 25 karakter yang harus saya input sendiri agar direktori data terbuka.<br />
Ke-3 kunci ini harus ada. Salah satu hilang, dadah for my data. Ribet ??? Buat saya yang sudah terbiasa, ini sih biasa aja <img src='http://www.gauli.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  Dan cara saya ini menggunakan 3 produk yang berbeda juga loo <img src='http://www.gauli.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' />  masing-masing memiliki teknik dan trik sendiri yang makin memper-ribet suasana.</p>
<p>Kemudian saya juga memasang program untuk safe deleting yang akan membantu saya memastikan segalanya terhapus dengan nyaris sempurna.</p>
<p>Yang pasti cara ini akan menyebabkan pencarian data secara low level akan mengalami jalan buntu.</p>
<p>Meniru cara saya jelas tidak sederhana karena settingan secara system banyak sekali.<br />
Bentuk sederhana dari cara yang saya pakai ini adalah dengan memanfaatkan program seperti TrueCrypt (http://www.truecrypt.org). Kalau di windows dia bisa menghasilkan drive baru khusus untuk data yang telah di enkripsi.</p>
<p>Ah iya, diatas saya bilang &#8220;nyaris&#8221;. Karena saya percaya, segalanya hanyalah masalah waktu <img src='http://www.gauli.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Mudah-mudahan informasi ini berguna</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.gauli.com/2007/04/20/jangan-selamatkan-data-buat-data-bener-bener-hilang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>11</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

