M. Prasodjo & Shinta K

Just AnyThing I Want To Write aka Timbunan Segala Hal Yang Terpikir

Archive for the ‘Technology’ Category

Networking Trilogi

without comments

Networking Trilogi adalah teori tentang 3 jenis manusia yang umumnya harus ada untuk membangun network yang baik dalam sebuah organisasi.
Ketiga hal ini saya dapatkan selama petualangan didalam dunia kabel dan baud, dari banyak diskusi dan bacaan.

Dalam dunia networking, secara umum semua berangkat terlebih dahulu dari pengetahuan teknis. Kalau dalam kursusnya cisco, semua berangkat dari kursus CCNA, sehingga pengetahuan dasar networkingnya (seharusnya) tidak diragukan lagi. Selanjutnya para mahluk ini bisa mengambil jenjang kemampuan khusus yang ingin dikuasai.

Read the rest of this entry »

Written by ara

April 20th, 2008 at 12:21 am

[Linux] Menyelamatkan file yang terhapus

without comments

Mungkin anda pernah mengalami ketika tak sengaja mendelete sebuah file dari sistem linux anda.

Anda bisa menggunakan beberapa tools yang tersedia dan bisa berjalan di linux

1. TestDisk (http://www.cgsecurity.org/wiki/TestDisk)

2.  recoverjpeg (http://www.rfc1149.net/devel/recoverjpeg)

3.  recover (http://recover.sourceforge.net/linux/recover/)

Kemampuannya cukup baik dalam mengangkat file-file yang telah terhapus bahkan partisi yang rusak. Hanya saja memang program ini berbasis text dan harus dijalankan dengan privileges root.

Menu-menunya cukup sederhana, anda tinggal memilih dari menu tanpa perlu pusing dengan parameter.

Written by ara

December 13th, 2007 at 7:45 pm

Berganti-ganti Site Google Untuk Pencarian

without comments

Ini sedikit tips untuk pencarian di google

  1. penggunaan domain milik google
  2. preference bahasa

Mengenai tips dalam menggunakan keyword tentunya sudah cukup banyak. Tapi pernah ada yang coba ganti-ganti domainnya google ketika melakukan pencarian ?

Contohnya penggunaan keyword “gauli” dalam pencarian

www.google.co.id menghasilkan 45,300 result

www.google.com menghasilkan 45.000 result

www.google.fr menghasilkan 45.300 result

Beda sedikit, tapi tetap berbeda.

Selain itu pilihan bahasa yang kita gunakan pada preference juga ternyata mempengaruhi jumlah hasil pencarian pada images.google.com, contohnya pada keyword “gauli

bahasa inggris menghasilkan 754 result

bahasa indonesia menghasilkan 2,730

Written by ara

December 1st, 2007 at 1:30 am

Posted in Sharing, Technology, Tips

Tagged with , , ,

[Sharing] Siapa Saja Pengguna Bandwidth

without comments

Pernahkah ada yang bertanya, “Siapa saja persisnya para pengguna bandwidth ?”.

1. Manusia
Rasanya ini tidak perlu di jelaskan lagi. Mereka yang aktif menggunakan “dengan sengaja” kapasitas yang ada, baik untuk membuka site, download-download, upload-upload, chatting, dan lain sebagainya yang dilakukan dengan sengaja.

2. Operating System
Taukah anda, bahwa umumnya Operating System seperti Microcok Winblow, Mac ngekOSt, Linux, dll akan melakukan pengecekan terhadap update-update terbaru dari site yang mengeluarkannya. Pada linux, yang dilakukan adalah memeriksa file pada direktory update di server dan memeriksa tanggalnya. Pada ms windblow, biasanya yang dilakukan adalah langsung mendownload. Sedangkan pada Mac ngeKost saya kurang ingat karena terakhir pakai sudah 7 tahun lalu.
MS Windblow biarpun bajakan, biasanya akan tetap melakukan download otomatis, hanya saja pada waktu akan di apply, barulah bermasalah bila activationnya masih bermasalah. Jumlah file yang di download seringkali sangat besar bahkan bisa sampai ratusan mega yang akan di download secara berkesinambungan. Jadi perhatikanlah auto update anda yang secara default aktif.

3. Virus dan Trojan
Virus memiliki berbagai metoda penyebaran. Yang umum sekarang ini adalah melakukan perampokan terhadap daftar email dari outlook kemudian melakukan pengiriman email kepada mereka. Ada pula virus yang mengupdate target untuk di “goda” secara online, sehingga sadar tak sadar jumlah yang akan mengalami pengiriman akan semakin besar.
Sementara itu, trojan akan dengan senang hati mengirimkan data-data pribadi dari komputer anda untuk di kirim ke (umumnya) news server. Jadi jangan aneh bila mendadak, seseorang memiliki file anda yang bisa diambil dari newsgroup-newsgroup yang banyak bertebaran di internet.
Mereka berdua inilah yang bisa mewujudkan diri sebagai junk mail, baik bagi orang lain, maupun bagi diri sendiri.

4. Program
Beberapa jenis program, secara background melakukan “update” terhadap site tertentu

5. Server
Server disediakan untuk diakses. Tergantung dari service yang disediakan orang akan melakukan akses. Baik dalam bentuk email, akses web atau yang lainnya. Semua tergantung dari jenis service yang disediakan dan terpasang pada mesin tersebut.

6. Pencuri
Mengapa pencuri ? Pikirkanlah. Sebuah mesin terbuka dari akses manapun. Server memiliki “sesuatu” yang bisa diakses. Melihat permintaan username dan password, selalu menarik untuk diraih dan dikuasai. Saat itulah pencuri akan mencoba hadir. Itu pencuri dari luar. Tapi bisa juga terdapat pencuri dari dalam, yaitu seseorang yang memiliki akses dan menggunakannya untuk keperluan pribadi. Untuk sebagian orang, memiliki sesuatu yang bisa dibagikan kepada orang lain adalah membanggakan. Memiliki site misalnya yang bisa diakses oleh teman-teman dengan resource harddisk nyaris tanpa batas dan selalu online bisa terkadang bisa membuat seseorang yang memiliki akses tersebut merasa perlu menambahkan kebanggaannya tanpa (pura-pura tak) menyadari efeknya bila semakin banyak yang mengaksesnya. Dari data CERT hal ini (pencuri internal) cukup banyak terjadi.

Written by ara

November 6th, 2007 at 10:44 pm

[Sharing] Tentang Bandwidth

with 8 comments

bagaimana menghitung kapasitas jaringan

Dalam melakukan perhitungan, ada 2 faktor dasar yang perlu di perhatikan

1. Bandwidth
2. Throughput

Bandwidth adalah nilai kotor kapasitas maksimal sebuah jaringan. Sedangkan throughput adalah nilai riil dari penggunaan jaringan yang bisa digunakan. Througput adalah bandwidth actual yang diukur secara spesifik.
Jadi nilai bandwidth selalu lebih besar dari pada nilai throughput.

Jadi bisa saja terjadi dimana dengan bandwidth misalnya 256 Kbps, secara perhitungan kita harusnya bisa mendownload selama 1 detik, ternyata waktu yang kita butuhkan adalah 4 detik. Dari sini kita bisa melihat bahwa throughput yang didapat sebetulnya hanyalah 64 Kbps.

Throughput yang didapatkan kadang bisa sangat jauh dari harapan. Penyebabnya banyak. Diantaranya adalah
- Perangkat jaringan (misalnya, sudah terlalu tinggi loadnya, setting yang kurang tepat, dll)
- Tipe data yang ditransfer ( misalnya, umumnya web lebih cepat dari ftp)
- Topologi jaringan
- Jumlah pengguna
- Spesifikasi komputer pengguna/user/server
- Interferensi (misalnya listrik, cuaca, dll)

Mengenai jumlah pengguna, mari membuat hitung2xan singkat yang tidak terlalu tepat tapi bisa menggambarkan sedikit pengaruhnya.

Jika 1 orang menggunakan transfer sebesar 16 Kbps berapa jumlah user untuk memenuhi jumlah 256 Kbps ?
Jumlahnya 16 orang saja yang didapat dari 256/16.

Beberapa informasi umum :
Ethernet umumnya hanya mampu melewatkan data sebesar 12% dari kapasitas maksimumnya. Jadi bila kita bicara fastethernet dengan kecepatan 100 Mbps, umumnya dia hanya mampu melayani hingga 12 Mbps saja. Sedangkan sisanya digunakan untuk keperluan transport protokol Ethernet itu sendiri.

Salah satu teknik untuk mengoptimalisasi bandwidth bisa dilakukan dengan menggunakan bandwitdh management

Pemantauan penggunaaan network bisa dilakukan dengan menerapkan Network Management System dan menerapkan protocol AAA didalamnya, management ip dan bandwitdh limiter/management.

Beberapa aplikasi seperti VOIP dan VPN akan menyita bandwitdh dengan meminta alokasi dalam jumlah tertentu, seberapa besarpun aktual request dibuat.

Pada voip terdapat nilai paiload yang bisa digunakan untuk mengatur besar bandwidth yang digunakan, yang umumnya memiliki nilai minimal/default pada 16 Kbps. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas suara.
Pada VPN, nilai bandwidth yang diperlukan sangat bervariasi tergantung pada keluaran produksinya. Secara umum VPN membutuhkan 56 Kbps tapi tidak menutup kemungkinan kebutuhan ini melonjak, yang sekali lagi tergantung pada jenis VPN yang digunakan.

Secara umum, pengguna terbanyak dari bandwidth adalah, virus, trojan, junk, dan “hal lain” yang tak disadari oleh user, misalnya auto update microsoft windows yang secara default menyala dan terus mendownload setiap update yang ditemukan, terlepas dari apakah update tersebut akan di install atau tidak.

Dengan menerapkan perhitungan matematis mengenai faktor-faktor diatas bisa didapatkan jumlah kapasitas aktual yang diperlukan untuk melayani jumlah pengguna tertentu.

Demikian sharing dari saya.
Mudah2xan berguna bagi rekan-rekan yang sering berhubungan dengan jaringan.

Written by ara

November 6th, 2007 at 10:43 pm

Posted in Sharing, Technology

Spamming dan Penipuan Via SMS

with 5 comments

Selain spamming dari operator untuk berbagai service short number, kini mulai banyak juga spamming penawaran hutang, penawaran asuransi dan lain-lain dikirim dari nomor pengguna secara langsung. Dan ini cukup menyebalkan karena

Tapi selain itu kebetulan sekali belum lama ini terjadi suatu kasus dengan seorang teman, ketika menerima sms yang mengatakan bahwa dia keponakan kawan saya, sambil menyebutkan kalau dia adalah anak dari saudaranya (menyebut nama) dan meminta di kirimi pulsa ke sebuah nomor lain yang bukan digunakan untuk mengirim sms.

Karena merasa tidak jelas nomor mana yang harus di kirimi, dia menelepon keponakannya itu yang ternyata orangnya berbeda dari keponakan standarnya.

Nah loh… lalu siapakah sebetulnya yang meminta pulsa ?

Sebagai pesan, berhati-hatilah. Cek dahulu sebelum memberi.

Written by ara

June 12th, 2007 at 11:31 am

Posted in Info, Sharing, Technology

[Jangan Selamatkan Data] Buat Data Bener-Bener Hilang

with 6 comments

Dulu saya pernah menulis tenang mengambil kembali data yang telah dihapus.
Sekarang saya ingin berbagi kisah tentang bagaimana supaya dia betul-betul menghilang.

Berikut kisah dalam kompieku

Kebanyakan program untuk melakukan recovery membantu orang melihat yang perlu di recover berbasis nama dan dalam managemen direktori nama yang sama seringkali saling timpa pada saat akan direcover.

Trik sederhana membuat data betul-betul lenyap (paling tidak jauh lebih sulit di recover) adalah dengan mengkopi file lain ke direktori yang sama dan ganti dengan nama yang sama dan hapus. Ulang paling tidak 5 kali. Lebih baik pilih file dengan ukuran yang sama atau yang besar sekalian.

Pada saat recovery akan ditemukan 5 file dengan nama sama yang telah didelete. Program recovery akan sedikit bingung dan hasilnya sering jadi agak kacau. Lalu penggunaan level yang lebih rendah tentu akan memakan waktu jauh lebih lama untuk menemukannya dan si pelaku recovery harus betul-betul berniat.

Trik lain adalah melakukan low level format. Tentunya seluruh media akan hilang datanya. :D

Trik lainnya lagi (ini yang saya pakai) adalah dengan melakukan enkripsi terhadap file system. Jangan ngomong soal kenyamanan yaa… soalnya harus super hati-hati. Sekali hilang kuncinya maka bisa jadi ilang selamanya. Basicnya dalam system kompie saya ada 3 level enkripsi.
Jadi pada saat dinyalakan program akan mengambil sebuah file (yang telah saya pilih) sebagai kunci pembuka awal dari partisi. Lalu kunci kedua akan membuka homedir yang kuncinya diambil dari salah satu file dari system yang terbuka pada kunci pertama. Lalu kunci ke 3 menggunakan password sepanjang lebih dari 25 karakter yang harus saya input sendiri agar direktori data terbuka.
Ke-3 kunci ini harus ada. Salah satu hilang, dadah for my data. Ribet ??? Buat saya yang sudah terbiasa, ini sih biasa aja :D Dan cara saya ini menggunakan 3 produk yang berbeda juga loo :D masing-masing memiliki teknik dan trik sendiri yang makin memper-ribet suasana.

Kemudian saya juga memasang program untuk safe deleting yang akan membantu saya memastikan segalanya terhapus dengan nyaris sempurna.

Yang pasti cara ini akan menyebabkan pencarian data secara low level akan mengalami jalan buntu.

Meniru cara saya jelas tidak sederhana karena settingan secara system banyak sekali.
Bentuk sederhana dari cara yang saya pakai ini adalah dengan memanfaatkan program seperti TrueCrypt (http://www.truecrypt.org). Kalau di windows dia bisa menghasilkan drive baru khusus untuk data yang telah di enkripsi.

Ah iya, diatas saya bilang “nyaris”. Karena saya percaya, segalanya hanyalah masalah waktu :D

Mudah-mudahan informasi ini berguna

Written by ara

April 20th, 2007 at 3:52 pm

Posted in Technology, Tips