M. Prasodjo & Shinta K

Just AnyThing We Want To Write

Archive for the ‘Sharing’ Category

[Sharing] Tentang Bandwidth

with 21 comments

bagaimana menghitung kapasitas jaringan

Dalam melakukan perhitungan, ada 2 faktor dasar yang perlu di perhatikan

1. Bandwidth
2. Throughput

Bandwidth adalah nilai kotor kapasitas maksimal sebuah jaringan. Sedangkan throughput adalah nilai riil dari penggunaan jaringan yang bisa digunakan. Througput adalah bandwidth actual yang diukur secara spesifik.
Jadi nilai bandwidth selalu lebih besar dari pada nilai throughput.

Jadi bisa saja terjadi dimana dengan bandwidth misalnya 256 Kbps, secara perhitungan kita harusnya bisa mendownload selama 1 detik, ternyata waktu yang kita butuhkan adalah 4 detik. Dari sini kita bisa melihat bahwa throughput yang didapat sebetulnya hanyalah 64 Kbps.

Throughput yang didapatkan kadang bisa sangat jauh dari harapan. Penyebabnya banyak. Diantaranya adalah
- Perangkat jaringan (misalnya, sudah terlalu tinggi loadnya, setting yang kurang tepat, dll)
- Tipe data yang ditransfer ( misalnya, umumnya web lebih cepat dari ftp)
- Topologi jaringan
- Jumlah pengguna
- Spesifikasi komputer pengguna/user/server
- Interferensi (misalnya listrik, cuaca, dll)

Mengenai jumlah pengguna, mari membuat hitung2xan singkat yang tidak terlalu tepat tapi bisa menggambarkan sedikit pengaruhnya.

Jika 1 orang menggunakan transfer sebesar 16 Kbps berapa jumlah user untuk memenuhi jumlah 256 Kbps ?
Jumlahnya 16 orang saja yang didapat dari 256/16.

Beberapa informasi umum :
Ethernet umumnya hanya mampu melewatkan data sebesar 12% dari kapasitas maksimumnya. Jadi bila kita bicara fastethernet dengan kecepatan 100 Mbps, umumnya dia hanya mampu melayani hingga 12 Mbps saja. Sedangkan sisanya digunakan untuk keperluan transport protokol Ethernet itu sendiri.

Salah satu teknik untuk mengoptimalisasi bandwidth bisa dilakukan dengan menggunakan bandwitdh management

Pemantauan penggunaaan network bisa dilakukan dengan menerapkan Network Management System dan menerapkan protocol AAA didalamnya, management ip dan bandwitdh limiter/management.

Beberapa aplikasi seperti VOIP dan VPN akan menyita bandwitdh dengan meminta alokasi dalam jumlah tertentu, seberapa besarpun aktual request dibuat.

Pada voip terdapat nilai paiload yang bisa digunakan untuk mengatur besar bandwidth yang digunakan, yang umumnya memiliki nilai minimal/default pada 16 Kbps. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas suara.
Pada VPN, nilai bandwidth yang diperlukan sangat bervariasi tergantung pada keluaran produksinya. Secara umum VPN membutuhkan 56 Kbps tapi tidak menutup kemungkinan kebutuhan ini melonjak, yang sekali lagi tergantung pada jenis VPN yang digunakan.

Secara umum, pengguna terbanyak dari bandwidth adalah, virus, trojan, junk, dan “hal lain” yang tak disadari oleh user, misalnya auto update microsoft windows yang secara default menyala dan terus mendownload setiap update yang ditemukan, terlepas dari apakah update tersebut akan di install atau tidak.

Dengan menerapkan perhitungan matematis mengenai faktor-faktor diatas bisa didapatkan jumlah kapasitas aktual yang diperlukan untuk melayani jumlah pengguna tertentu.

Demikian sharing dari saya.
Mudah2xan berguna bagi rekan-rekan yang sering berhubungan dengan jaringan.

Written by M. Prasodjo

November 6th, 2007 at 10:43 pm

Posted in Sharing, Technology

Seragam Bisa Meningkatkan Kecerdasan

without comments

Begitu mungkin harapan para penguasa sekolah. Maka dari itu seragam menjadi sesuatu yang sangat penting sehingga harus berbeda setiap hari. Saya sendiri masih belum memiliki kepandaian yang cukup untuk mencerna kegunaan memiliki banyak jenis seragam bagi peningkatan kecerdasan otak. Mungkin hanya mereka yang memutuskan yang mengerti. Barangkali kita bisa melihat seperti apa kecerdasan yang dihasilkan setelah beberapa tahun kedepan.

Bisa jadi kecerdasan itu membuat sebuah pesawat ruang angkasa dengan bahan bakar bawang atau bayam, atau mungkin kemampuan membangun rumah pribadi dengan dinding batu granit bagi para pedagang.

Tapi yang jelas, kemarin seorang ibu bercerita tentang anaknya yang baru masuk SD di sebuah sekolah di Depok. Setelah sejumlah biaya sekolah yang tidak sedikit, dia masih harus menyediakan lagi 6 buah seragam yang sebagian “WAJIB” dibeli dari sekolah, diantaranya baju batik dan atasan seragam pramuka. Selain itu, si ibu masih diharuskan membeli buku-buku pegangan dan buku tugas (atau sejenisnya) yang jumlahnya cukup banyak pula.

Dengan penghasilan yang dimilikinya, akhirnya terpaksa sang anak belum memiliki buku-buku tersebut.

Katanya ada BOS yang akan membantu anak-anak agar bisa bersekolah. Tapi entah kemana larinya dana BOS. Apakah dana BOS itu sedang jalan-jalan bersama para BOS sekolah ???? Hanya Tuhan dan yang pegang duitnya yang tahu.

Tapi mungkin memang seragam bisa meningkatkan kecerdasan dan kekayaan bagi yang bisa memanfaatkannya.

Written by M. Prasodjo

August 6th, 2007 at 3:34 pm

Posted in Opini, Sharing

Spamming dan Penipuan Via SMS

with 5 comments

Selain spamming dari operator untuk berbagai service short number, kini mulai banyak juga spamming penawaran hutang, penawaran asuransi dan lain-lain dikirim dari nomor pengguna secara langsung. Dan ini cukup menyebalkan karena

Tapi selain itu kebetulan sekali belum lama ini terjadi suatu kasus dengan seorang teman, ketika menerima sms yang mengatakan bahwa dia keponakan kawan saya, sambil menyebutkan kalau dia adalah anak dari saudaranya (menyebut nama) dan meminta di kirimi pulsa ke sebuah nomor lain yang bukan digunakan untuk mengirim sms.

Karena merasa tidak jelas nomor mana yang harus di kirimi, dia menelepon keponakannya itu yang ternyata orangnya berbeda dari keponakan standarnya.

Nah loh… lalu siapakah sebetulnya yang meminta pulsa ?

Sebagai pesan, berhati-hatilah. Cek dahulu sebelum memberi.

Written by M. Prasodjo

June 12th, 2007 at 11:31 am

Posted in Info, Sharing, Technology