Archive for November, 2009
Decode JavaScript Yang di Encode
Hari ini kebetulan saya berdiskusi dengan kawan tentang javascript dan css.
Dan kebetulan salah satu contoh javascript tersebut di encode oleh pembuatnya sehingga tidak mudah dibaca.
Pertamanya agak bingung juga. Tapi terpikir kalau sebetulnya semua itu akan dijalankan oleh browser dan si browser bisa mengerti. Berarti sesungguhnya semua itu harus bisa di baca secara langsung.
Nah, yang jadi masalah adalah kita mau membahas isinya. So jelas kita harus punya kode yang dalam kondisi tidak di encode.
Nah browser tentunya sudah punya engine untuk kebutuhan ini. Tapi untuk mempermudah, saya menggunakan Rhino, javascript engine yang ditulis dalam java.
Rhino ini terdiri dari rhino yang shell base dan rhino-debugger yang berbasis grafis.
Panggil rhino-debugger yang akan menghasilkan windows grafis, lalu panggil file yang berisi javascript yang di encode dan klik “Go”.
Violla… selesailah kita men-decode.
Tentunya ada banyak cara lainnya selain yang dituliskan disini.
Penggunaan debug perlu dilakukan terutama bila file javascriptnya memberikan pesan error ketika di panggil oleh rhino.
oh iya.. para pengguna ubuntu tinggal menjalankan “apt-get install rhino” untuk menginstallnya.
Selamat mencoba.
Privacy, dulu dan kini
Saya terlibat satu pembicaraan kecil dengan teman setelah melihat sebuah foto dimana wajah saya tampak disitu dan seorang kawan men-tag saya.
Fotonya biasa saja, bahkan saya sedang di kerubuti para bidadari hehe. Tapi yang sedikit tersentil adalah, kalau dulu rasanya sangat mudah kita membuat persembunyian untuk tak di ketahui orang. Tapi untuk saat ini, walaupun kita sudah bersembunyi sebaik-baiknya, tetap saja bisa muncul dimana saja dari kisah orang lain. Baik itu blog atau site2x jejaring sosial seperti facebook yang sekarang ini sedang booming.
Informasi yang beredar bisa muncul dari mana saja, bocor dari mana saja dengan begitu banyaknya forum dan situs jejaring sosial yang terus bertambah. Dan informasi tersebut semakin mudah pula di temukan dengan tersedianya situs pencari yang semakin canggih.
Sementara itu, banyak orang yang kurang tahu kalau atas persetujuannya informasi-informasi miliknya, termasuk yang pribadi diberikan untuk di komersilkan atau untuk keperluan lainnya ketika mendaftarkan diri pada sebuah site. Google atau facebook misalnya. Pada saat mendaftar kita telah menyetujui dan memperbolehkan mereka menggunakan informasi-informasi milik kita untuk kepentingan mereka.
Saya sendiri beberapa kali pernah melakukan hunting secara serius terhadap informasi-informasi seseorang menggunakan situs pencari. Dan hasilnya cukup luar biasa.
Memang, dengan kondisi tersebut, akan banyak pula terjadi pemalsuan informasi. Tapi rasanya jauh lebih banyak informasi dan jejak elektronik lainnya kita tinggalkan dimana-mana.
Terbayang bagaimana nanti, para anak bisa di awasi dengan cukup mudah oleh para orang tua, tapi para orang tua juga akan sulit membatasi informasi yang masuk ke anak-anaknya.
GPS tracking juga sudah menjadi barang yang murah dan mudah didapat, sementara fasilitas untuk melakukan tracking juga semakin canggih. Barangnya juga tidak seperti dulu lagi. Sekarang ini bisa sangat kecil, bahkan bisa disamarkan sebagai gantungan kunci misalnya.
Mau tidak mau, masa masa berkurangnya privacy akan semakin dekat dan sangat mungkin akan segera terjadi.
Jadi….. berhati-hatilah….