Archive for March, 2009
Blackberry Storm Test
Mencoba Blackberry Storm selama 1 hari penuh dan inilah yang saya rasakan.
1. Harus membiasakan diri dengan surepres. Saya sudah cukup terbiasa dengan handphone dengan feature touchscreen. Tapi untuk surepress harus membiasakan diri dulu. Soalnya touch saja tidak cukup. Harus ada press. Jadi kalau touchscreen yang lain kan hanya perlu sentuhan halus, ini sih musti rada sadis mencetnya.
2. Video ini anda akan sangat membantu untuk melihat cara bermanufer untuk editing text
3. GPS akurasi cukup bagus (belum banyak test saya lakukan), hanya sayangnya saya baru mencoba dengan aplikasi bawaannya saja dan googlemap. Berharap ada garmin for blackberry storm yang ternyata belum ada. Ngak asiknya penampilan peta sangat tergantung koneksi karena peta di load bukan dari internal, tapi di download dulu. Kalo koneksi lagi lelet, nyebelin kan ?
4. Mahluk ini punya fitur auto rotate. Tapi apa yang terjadi ketika ngetik sambil tiduran lalu miringin badan ? auto rotate. Kadang nyebelin juga. Belum nyari apakah ada cara untuk menghentikannya atau tidak.
5. Dalam beberapa kasus, ketika memunculkan virtual keyboard, area ketik menjadi kecil sekali. Serasa punya handphone dengan hanya 2 baris saja.
6. Karena area layar besar, membaca enak sekali.
7. Memindahkan data dari hendon lain rama masalah terutama dari yang SE M600i yang ngak bisa mindahin kontak sekaligus semua. Satu per satu ???? Matek aja mindahin ratusan kontak satu satu.
8. Batere ??? Mengejutkan borosnya
Sementara itu dulu
Resensi Buku: Paman Gober Edisi 114 Tahun 16
Udah lama pengen nulis ini tapi kelupaan mulu.
Saya adalah penggemar buku dan salah satunya termasuk penggemar donald bebek dan keluarganya. Setiap bulan selalu membeli buku2x baru. Bahkan hari ini sangat kebetulan sekali, ditoko buku yang menjual buku2x bekas saya memborong buku2x “Paman Gober” edisi tahun 2 dan tahun 1. hehehe.
Tapi ketika membaca “Paman Gober” Edisi 114 Tahun 16, dihalaman 77, cerita berjudul “Super Donal: Harta Dolce Paprika“, rasanya agak lain. Cerita ini mengisahkan bagaimana sang Super Donald, melakukan aksi balas dendam karena ketidak sukaannya pada Paman Gober dan kekesalannya karena Desi akan pergi ke pesta dengan Untung Bebek dengan melakukan FITNAH.
Cerita sejenis ini rasanya koq lain dengan kebiasaan-kebiasaan kisah cerita dari Walt Disney’s ini ?
Tidakkah mereka sadar kisah seperti ini seharusnya tidak layak dan tidak sepantasnya di terbitkan karena akan menjadi pelajaran buruk bagi anak2x yang membacanya.
Seharusnya editor lebih meneliti kembali kualitas kisah2x yang akan diterbitkan dong.