M. Prasodjo & Shinta K

Just AnyThing We Want To Write

Archive for November, 2007

[CTC] Bermain “sms” dengan File System SE

without comments

Tujuan tutorial adalah mengambil data-data sms dan info lainnya.
Beberapa teman berpikir bahwa SE lebih baik dalam perlindungan data file system sehingga tidak bisa dibaca. Menurut mereka, trik yang pernah saya gunakan untuk membongkar Motorola tidak bisa digunakan.

Benarkah ???

SE memang memiliki cara yang lebih unik dalam memberikan proteksi. Kalau pada motorola kita bisa melakukan “akses langsung” menggunakan boot system internalnya, kalau disini kita harus sedikit lebih bermain trik dan kesabaran. Dalam SE adalah beberapa istilah yang penting yaitu DBxxxx dan CIDxx (xx itu nomor yaa)

Nomor CID  menentukan jenis proteksi yang digunakan. CID ini terus berkembang karena SE ingin hanya yang resmi dari dia saja yang bisa membacanya. Sedangkan nomor DB menentukan jenis chipset yang digunakan. Misalnya default K618i milik saya menggunakan DB2020 CID51, sedangkan M600i saya adalah DB2000 CID52.

Beberapa bahan baku dasar yang diperlukan adalah sebagai berikut

1. Far Manager dengan SEFP Plugin
2. SETool2Lite

3. Kabel data dcu-60 atau cable data khusus untuk services (sukur2x kalo punya cruiser). Untuk kabel khusus bisa dibuat sendiri. Skemanya cukup sederhana cuma yang susah nyari MAX 232-nya. (untung daku punya simpenan beberapa keping lagi hehe)
4. Text editor (untuk main di windows saya suka ultraedit dan midnight commander)

5. Bila punya cruiser atau teman2x sejenisnya, bisa menambah beberapa software tambahan.
6. Palu dan Obeng
Tools diatas adalah tool yang penting untuk bahan yang kita perlukan. Berikutnya adalah informasi direktori. Direktori pada setiap seri agak sedikit berbeda walaupun basicnya sama saja.

Seperti informasi saya terdahulu, sms biasanya melalui proses reformating. Sehingga membutuhkan tempat untuk keperluan tersebut. Umumnya handphone akan menyimpan sebuah (atau beberapa) file temporary yang digunakan untuk keperluan tersebut. Untuk saat ini, target kita itu saja dulu.

Direktori dalam handphone SE menggunakan struktur dasar

/ifs

/system

/tpa

Untuk contoh target kita ini adalah direktori,  /ifs/messaging/sms

Yap disana akan ditemukan beberapa puluh file berisi apalagi kalau bukan temporary file berisi sms yang jumlahnya cukup untuk menengok beberapa hari kebelakang.
Hanya saja karena SE menggunakan proteksi, file-file ini tidak akan nampak bila menggunakan akses USB file system secara langsung dan tidak bisa begitu saja di kopikan (kecuali pada CID36)
Untuk itu kita perlu bantuan tools dan sejumlah trik dan sebuah memory card yang cukup kosong untuk menampung banyak file, sebuah file bernama default_upgrades.xml yg isinya kurang lebih (misalnya)
<?xml version=”1.0″ encoding=”UTF-8″?>
<customization>
<file-operations>
<file-op parse-mask=”fa” op=”copy” source=”fs/tpa/preset/system/sound/reminder.3gp” dest=”usb/backup/fs/tpa/preset/system/sound/reminder.3gp”/>
</file-operations>
</customization>

Nyalakan, matikan, nyalakan matikan (2 kali), maka file akan terkopi ke target hehe
* Entar ahh diedit lagi yg bener.. sekarang kopi dulu dan bobo but you got an idea kan ??? hehe haha hoho hihi

Written by M. Prasodjo

November 29th, 2007 at 1:48 am

Posted in Uncategorized

[Sharing] Siapa Saja Pengguna Bandwidth

without comments

Pernahkah ada yang bertanya, “Siapa saja persisnya para pengguna bandwidth ?”.

1. Manusia
Rasanya ini tidak perlu di jelaskan lagi. Mereka yang aktif menggunakan “dengan sengaja” kapasitas yang ada, baik untuk membuka site, download-download, upload-upload, chatting, dan lain sebagainya yang dilakukan dengan sengaja.

2. Operating System
Taukah anda, bahwa umumnya Operating System seperti Microcok Winblow, Mac ngekOSt, Linux, dll akan melakukan pengecekan terhadap update-update terbaru dari site yang mengeluarkannya. Pada linux, yang dilakukan adalah memeriksa file pada direktory update di server dan memeriksa tanggalnya. Pada ms windblow, biasanya yang dilakukan adalah langsung mendownload. Sedangkan pada Mac ngeKost saya kurang ingat karena terakhir pakai sudah 7 tahun lalu.
MS Windblow biarpun bajakan, biasanya akan tetap melakukan download otomatis, hanya saja pada waktu akan di apply, barulah bermasalah bila activationnya masih bermasalah. Jumlah file yang di download seringkali sangat besar bahkan bisa sampai ratusan mega yang akan di download secara berkesinambungan. Jadi perhatikanlah auto update anda yang secara default aktif.

3. Virus dan Trojan
Virus memiliki berbagai metoda penyebaran. Yang umum sekarang ini adalah melakukan perampokan terhadap daftar email dari outlook kemudian melakukan pengiriman email kepada mereka. Ada pula virus yang mengupdate target untuk di “goda” secara online, sehingga sadar tak sadar jumlah yang akan mengalami pengiriman akan semakin besar.
Sementara itu, trojan akan dengan senang hati mengirimkan data-data pribadi dari komputer anda untuk di kirim ke (umumnya) news server. Jadi jangan aneh bila mendadak, seseorang memiliki file anda yang bisa diambil dari newsgroup-newsgroup yang banyak bertebaran di internet.
Mereka berdua inilah yang bisa mewujudkan diri sebagai junk mail, baik bagi orang lain, maupun bagi diri sendiri.

4. Program
Beberapa jenis program, secara background melakukan “update” terhadap site tertentu

5. Server
Server disediakan untuk diakses. Tergantung dari service yang disediakan orang akan melakukan akses. Baik dalam bentuk email, akses web atau yang lainnya. Semua tergantung dari jenis service yang disediakan dan terpasang pada mesin tersebut.

6. Pencuri
Mengapa pencuri ? Pikirkanlah. Sebuah mesin terbuka dari akses manapun. Server memiliki “sesuatu” yang bisa diakses. Melihat permintaan username dan password, selalu menarik untuk diraih dan dikuasai. Saat itulah pencuri akan mencoba hadir. Itu pencuri dari luar. Tapi bisa juga terdapat pencuri dari dalam, yaitu seseorang yang memiliki akses dan menggunakannya untuk keperluan pribadi. Untuk sebagian orang, memiliki sesuatu yang bisa dibagikan kepada orang lain adalah membanggakan. Memiliki site misalnya yang bisa diakses oleh teman-teman dengan resource harddisk nyaris tanpa batas dan selalu online bisa terkadang bisa membuat seseorang yang memiliki akses tersebut merasa perlu menambahkan kebanggaannya tanpa (pura-pura tak) menyadari efeknya bila semakin banyak yang mengaksesnya. Dari data CERT hal ini (pencuri internal) cukup banyak terjadi.

Written by M. Prasodjo

November 6th, 2007 at 10:44 pm

[Sharing] Tentang Bandwidth

with 21 comments

bagaimana menghitung kapasitas jaringan

Dalam melakukan perhitungan, ada 2 faktor dasar yang perlu di perhatikan

1. Bandwidth
2. Throughput

Bandwidth adalah nilai kotor kapasitas maksimal sebuah jaringan. Sedangkan throughput adalah nilai riil dari penggunaan jaringan yang bisa digunakan. Througput adalah bandwidth actual yang diukur secara spesifik.
Jadi nilai bandwidth selalu lebih besar dari pada nilai throughput.

Jadi bisa saja terjadi dimana dengan bandwidth misalnya 256 Kbps, secara perhitungan kita harusnya bisa mendownload selama 1 detik, ternyata waktu yang kita butuhkan adalah 4 detik. Dari sini kita bisa melihat bahwa throughput yang didapat sebetulnya hanyalah 64 Kbps.

Throughput yang didapatkan kadang bisa sangat jauh dari harapan. Penyebabnya banyak. Diantaranya adalah
- Perangkat jaringan (misalnya, sudah terlalu tinggi loadnya, setting yang kurang tepat, dll)
- Tipe data yang ditransfer ( misalnya, umumnya web lebih cepat dari ftp)
- Topologi jaringan
- Jumlah pengguna
- Spesifikasi komputer pengguna/user/server
- Interferensi (misalnya listrik, cuaca, dll)

Mengenai jumlah pengguna, mari membuat hitung2xan singkat yang tidak terlalu tepat tapi bisa menggambarkan sedikit pengaruhnya.

Jika 1 orang menggunakan transfer sebesar 16 Kbps berapa jumlah user untuk memenuhi jumlah 256 Kbps ?
Jumlahnya 16 orang saja yang didapat dari 256/16.

Beberapa informasi umum :
Ethernet umumnya hanya mampu melewatkan data sebesar 12% dari kapasitas maksimumnya. Jadi bila kita bicara fastethernet dengan kecepatan 100 Mbps, umumnya dia hanya mampu melayani hingga 12 Mbps saja. Sedangkan sisanya digunakan untuk keperluan transport protokol Ethernet itu sendiri.

Salah satu teknik untuk mengoptimalisasi bandwidth bisa dilakukan dengan menggunakan bandwitdh management

Pemantauan penggunaaan network bisa dilakukan dengan menerapkan Network Management System dan menerapkan protocol AAA didalamnya, management ip dan bandwitdh limiter/management.

Beberapa aplikasi seperti VOIP dan VPN akan menyita bandwitdh dengan meminta alokasi dalam jumlah tertentu, seberapa besarpun aktual request dibuat.

Pada voip terdapat nilai paiload yang bisa digunakan untuk mengatur besar bandwidth yang digunakan, yang umumnya memiliki nilai minimal/default pada 16 Kbps. Hal ini akan berpengaruh pada kualitas suara.
Pada VPN, nilai bandwidth yang diperlukan sangat bervariasi tergantung pada keluaran produksinya. Secara umum VPN membutuhkan 56 Kbps tapi tidak menutup kemungkinan kebutuhan ini melonjak, yang sekali lagi tergantung pada jenis VPN yang digunakan.

Secara umum, pengguna terbanyak dari bandwidth adalah, virus, trojan, junk, dan “hal lain” yang tak disadari oleh user, misalnya auto update microsoft windows yang secara default menyala dan terus mendownload setiap update yang ditemukan, terlepas dari apakah update tersebut akan di install atau tidak.

Dengan menerapkan perhitungan matematis mengenai faktor-faktor diatas bisa didapatkan jumlah kapasitas aktual yang diperlukan untuk melayani jumlah pengguna tertentu.

Demikian sharing dari saya.
Mudah2xan berguna bagi rekan-rekan yang sering berhubungan dengan jaringan.

Written by M. Prasodjo

November 6th, 2007 at 10:43 pm

Posted in Sharing, Technology