M. Prasodjo & Shinta K

Just AnyThing We Want To Write

Archive for June, 2006

Kesalahan yang sering terjadi dalam memotret

with 4 comments

Belajar dari catatan kesalahan yang pernah saya lakukan selama ini, berikut adalah daftar kesalahan yang sering terjadi pada saat memotret :

  • Tidak memperhatikan setting yang saat memotret terpasang
  • Tidak memperhatikan nilai-nilai yang ada seperti speed, appeture dan lain-lainnya
  • Terburu-buru mencoba mengambil gambar tanpa memperhatikan bahwa fokus sudah tercapai dengan baik atau belum. Dan terkadang saking ingin cepatnya langsung pindah ke manual
  • Berpikir bahwa segalanya bisa dengan mudah diperbaiki dengan menggunakan software graphic editing seperti photoshop atau gimp atau lainnya
  • Tidak mengenal kamera pegangannya sendiri dengan baik sehingga tidak tahu kalau kamera itu memiliki fitur-fitur tertentu
  • Salah menetapkan ISO yang digunakan berbanding dengan kondisi cahaya
  • Kurang memerhatikan sudut-sudut pengambilan gambar sehingga object yang mengganggu POI ikut terambil
  • Fokus perhatian terlalu tertuju pada POI sehingga lupa terhadap keadaan sekeliling POI
  • Terganggu oleh POI yang lain

Written by M. Prasodjo

June 27th, 2006 at 12:13 am

Posted in KamDig

Mendapatkan gambar makro dengan dof di sekitar poi

without comments

Dari beberapa percobaan saya, kadang untuk bisa mendapatkan gambar makro lebih baik menggunakan jarak maksimum lensa dengan bukaan dengan nilai sekecil mungkin.

Perbedaannya bila kita memilih mendekatkannya diri dengan object dengan tidak memaksimalkan jarak terjauh lensa adalah di hasil dof-nya pada object di sekeliling poi.

Data :

  • Kamera Canon 350D
  • Lensa 75-300, 55-200, 28-200, 18-55 dan 11-24 merek tamron, canon dan tokina

Written by M. Prasodjo

June 11th, 2006 at 8:07 pm

Posted in KamDig

Pameran Komik Lapas Anak

with 7 comments

Setiap anak berhak untuk hidup, tumbuh kembang, mendapatkan perlindungan, dan berpartisipasi, termasuk andik (anak didik, sebutan bagi narapidana anak) di Lapas Anak Pria Tangerang. Salah satu bentuk partisipasi anak adalah menyalurkan ekspresinya dalam bentuk komik. Saat ini, di Lapas Anak Pria Tangerang terdapat komunitas komik yang bernama Kolaps.

Untuk membangkitkan motivasi, kepercayaan diri, dan apresiasi atas eksistensi anak didik di Lapas Anak Pria Tangerang, maka kami akan mengadakan pameran komik hasil karya andik dengan tema “Kreativitas Tanpa Batas”. Dengan ini kami mengundang Bapak/Ibu untuk menghadiri pembukaan Pameran Komik Lapas Anak yang akan diselenggarakan pada :

Hari / Tanggal       : Jumat, 23 Juni 2006

Waktu                   : Pukul 18.30 – selesai

Tempat                  : Kafe Darmint, Pasar Festival, Kuningan, Jakarta Pusat

Acara                    : 

- 18.30 – 19.00 : Pembukaan oleh Ka.Lapas Anak Pria Tangerang

- 19.00 – 19.30 : Lelang Komik

- 19.30 – 20.30 : Art Performances Andik Lapas Anak Pria Tangerang

Pameran ini akan menampilkan komik-komik pilihan hasil karya anak didik di Lapas Anak Pria Tangerang. Komik-komik yang akan dipamerkan berbentuk dua dimensi dalam pigura dan tiga dimensi dalam buku komik Kolaps.

Pameran yang terselenggara atas kerjasama Sahabat Andik PKBI DKI Jakarta, PLAN Internasional, dan Lapas Anak Pria Tangerang ini akan berlangsung hingga tanggal 29 Juni 2006 (susunan acara terlampir).

Besar harapan kami Bapak/Ibu dan undangan dapat menghadiri, meliput, dan berpartisipasi dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap eksistensi dan pemenuhan hak-hak anak yang berada di Lembaga Pemasyarakatan.

Atas perhatian dan partisipasinya, kami mengucapkan terima kasih.

Contact Person :

PKBI DKI Jakarta : (021) 85909885, Email : pkbidki@cbn.net.id

Sahabat Andik. Email: sahabat_andik@yahoo.com

pameran akan diselenggarakan pada tanggal 23 – 29 Juni 2006 pukul 09.00 – 20.00 WIB, selain pameran, setiap harinya akan ada games seru dan penjualan merchandise keren.

Written by M. Prasodjo

June 9th, 2006 at 11:06 am

Posted in Kegiatan

Perjuangan Dengan CS Indosat Soal Billing

without comments

Setelah berjuang untuk bisa mendapatkan kembali Rp. 200 ribu yang kelebihan dalam suatu kasus, akhirnya berhasil juga saya dapatkan. Artinya saya mendapatkan hak saya dalam bentuk pengurangan pembayaran bulan lalu.

Tapi apakah ini sudah selesai ? Bagi saya belum karena masih ada beberapa hal yang masih harus diperbaiki oleh mereka.

Salah satunya adalah masalah maintenance untuk kasus GPRS saya.

Maintenance adalah sebuah kewajiban dari penyedia sebuah layanan agar bisa mempertahankan sebuah layanan yang baik.

Sementara dalam kasus saya ini, sesuai dengan email yang disampaikan oleh pihak Customer Service Indosat, bahwa setiap kali maintenance dilakukan, maka billing record GPRS akan di split atau dibagi menjadi 2, setiap maintenancenya.Setiap kali record baru dibuat, akan terjadi pembulatan untuk memenuhi quota 1 KB.

Bagi saya hal ini adalah bentuk pemaksaan bagi pengguna GPRS untuk membayar setiap maintenance yang dilakukan oleh Indosat.

Pertanyaannya, kenapa saya harus membayar hal itu ?

Perbuatan ini jelas sangat merugikan kita sebagai pengguna setidaknya saya. Memang hanya Rp. 15. Tapi silahkan kalikan dengan berapa baris record yang ada dalam tagihan setiap orang pengguna GPRS yang ada di Indonesia setiap bulannya.

Jelas membebankan secara paksa biaya maintenance kepada pelanggan adalah tindakan yang sangat tidak fair terhadap pelanggan.

Apakah ini fair ? Menurut saya TIDAK !!!!

Written by M. Prasodjo

June 8th, 2006 at 6:11 pm

Posted in Uncategorized