M. Prasodjo & Shinta K

Just AnyThing We Want To Write

Bersepeda Lagi

without comments

Sudah bertahun-tahun saya tidak bersepeda. Dan entah bagaimana akhir tahun lalu terpikir ingin menaiki sepeda lagi untuk sehari-hari seperti dahulu kala yang mana pemikiran tersebut muncul dari pembicaraan tentang rencana pindah kantor.

Akhirnya dilakukanlah survey kian kemari terhadap jenis-jenis sepeda yang ada saat ini. Dari mulai survey melalui web site hingga bertanya pada teman dan saudara yang menjadi penunggang sepeda.

Keinginan awal adalah memiliki sepeda jenis MTB. Tapi untuk pemakaian harian mungkin akan cukup repot membawanya bila mendadak ada keperluan.

Akhirnya setelah ngobrol kian kemari dengan teman sekantor, om Wasis, pilihan jatuh pada Seli.

Jenis sepeda lipat ini cukup praktis dibawa ke kantor dan beratnya masih cukup rasional untuk ku jinjing jalan-jalan.

Setelah membuat banyak perbandingan, pilihan jatuh pada Dahon Speed P8 berwarna merah api.

Sepeda ini bahannya yang cukup bagus dan lentur sehingga tidak terlalu keras ketika mengalami benturan, harga yang berada dalam kisaran tengah, berat 12 kg.

Maka dipesankanlah sepeda tersebut yang sudah seminggu ini saya tunggangi untuk perjalanan pulang pergi ke kantor.

Pengalaman kembali bersepeda ini cukup mengasikan. Apalagi kemarin saya tidak membawa kaos ganti untuk pulang. Sehingga pulang kerumah dengan pakaian kantor lengkap, mengayuh sepeda malam hari.

Tentu saja tak lupa selain sepeda, peralatan keselamatan utama sudah terpasang, yaitu lampu depan dan belakang dan helm.

Satu point yang selalu sama dengan sepeda manapun yang pernah saya punya adalah sadel. Entah mengapa saya tidak pernah cocok dengan sadel standar bawaan. Jadi mau tak mau harus sangat mempertimbangkan untuk menggantinya dengan sadel lain yang lebih nyaman.

Sudah ada beberapa pilihan untuk sadel baru yang rencananya akan di hunting besok sambil mampir ke pameran di JHCC.

Written by M. Prasodjo

March 13th, 2010 at 8:44 pm

Posted in Uncategorized

Tentang Ubuntu 9.10 Karmic yang saya pakai

without comments

Berikut ini adalah pengalaman saya menggunakan ubuntu 9.10 dari semenjak dia lahir hingga sekarang. Ubuntu 9.10 ini hadir dalam mesin saya dalam prosesi upgrade dari 9.04 menggunakan mode net upgrade.

Peringatan : Tulisan ini mungkin tidak lengkap dan bersifat subjektif.

Suka

  • Kecepatan loading yang lebih baik
  • Interaksi yang lebih baik dan nyaman
  • Stabilitasnya makin hari makin baik
  • Dual head terasa lebih baik dan terfasilitasi dengan lebih baik

Benci

  • Saya biasa menggunakan mode text bila akan melakukan dialup ke hp 3G saya menggunakan bluetooth. Tapi ternyata rfcomm tidak langsung aktif. Dan belum sempet mencari lebih lanjut mengapanya. Untuk bisa melakukan dialup saat ini harus menggunakan blue-man, yang lalu mengkonekan hp dengan laptop dahulu, baru melakukan dialup lewat preconfig di menu “Edit Connections”
  • Firefox terasa jauh lebih berat memakan resource dibanding waktu 9.04. Tapi bisa jadi ini terjadi karena versi firefoxnya juga lebih baru dibanding waktu menggunakan 9.04. Tapi yang pasti dengan kondisi plugin/addon yang sama dengan waktu menggunakan 9.04, penggunaan cpu sering kali tahu-tahu bertahan di 100%.
  • Eclipse yang saya pakai mendadak berantakan. Banyak tulisan dalam combo box menjadi tak nampak (dan belum sempat saya coba untuk me-resolve-nya)
  • Beberapa codec tidak berjalan semestinya. Misalnya beberapa video yang tadinya bersuara, menjadi tidak bisa lagi bersuara.

Anyway, busway….

Saya sedang mempertimbangkan kembali untuk mengubah kembali laptop ini ke Slackware tercinta.

Back to Basic-lah kata orang jawa hehehe

Written by M. Prasodjo

December 26th, 2009 at 7:01 pm

Posted in Linux

Tagged with , , , ,

Nunchaku dan Kutukan Pohon Kuping Gajah

without comments

“Darleng, ambilin nunchaku ayah dong ? Pengen latihan nih”, kataku sore itu di hari sabtu sore sambil berdiri di depan rumah.

Maka sang darleng pun beranjak kedalam mengambilkan nunchaku karet buatan Tokaido (tolong dibacanya lengkap ya, jangan 3 huruf depan doang) dan menyerahkannya.

Dimulailah latihan kecil di halaman depan rumah yang sempit dengan sedikit takut-takut kalau-kalau putarannya menyambar segala benda di sekeliling.

Sempat terpikir mau latihan dilapangan basket komplek biar keren keliatan tetangga. Tapi ah malu.. takut makin banyak penggemar kan repot.

Sementara si ganteng lagi memutar-mutar nunchaku, the darleng dan pembantu serta si bayi lagi asik ngerubutin rambutan yang baru saja di panen dari pohon di depan rumah.

Oh iya.. sebelumnya saya udah berlatih ilmu tongkat sakti dengan menjadikan rambutan sebagai sasaran tusukan. Dengan tongkat panjang di tusuk-tusukan agar buahnya berjatuhan. Tentu saja ngak ada yang jatuh. Orang dahannya lentur gitu. Yang ada malah muter-muter doang itu buah ditambah tangan makin lama makin pegal. Ah tapi kan gaya. hehehe

Karena gagal juga, sambil berdiri ditengah jalan, saya akhirnya memutuskan mengganti tusukan menjadi sabetan. Dan berhamburanlah rambutan ke bawah, entah terlempar kemana karena jelas jatuhnya jadi ngak terarah. Emang jurus perontok rambutan ini belum juga bisa di sempurnakan walaupun udah dilatih bertahun-tahun. Tapi yaa apa daya. Pembantu dan the darleng pun harus sibuk kian kemari untuk mengumpulkan rambutan. Tapi yaa semua bisa terbayar oleh nikmatnya rambutan manis yang sudah terkenal ke seantero tetangga yang menunggu jatah panen.

Sementara asik dengan latihan jurus perontok rambutan, seorang tamu dari tetangga melintas dengan mobilnya sambil membuka kaca. Cewek looo yang nyupir… Sambil tersenyum manis dia bilang, “Permisi pak yaa…” dan saya jawab, “Oh silahkan bu. Maaf  menghalangi jalan”.

Sebetulnya saya masih meneruskan, “Jadi nomor teleponnya berapa bu”. Eh dia udah nutup jendela. Sementara yang denger cuman the darleng dan pembantu yang langsung pada ngakak.

“Looo kok pada ngakak sihhh”, kata saya.

“Paraaahhhh !!!!!! Cowok sama aja”, kata pembantu saya.

“Lah iya dong cowok sama, tapi beda kualitas gentengnya. Kalo cowok beda-beda malah kamu yang susah ngebedainnya entar dan jadi banyak sebutan buat cowok”, kata saya lagi.

Saya jadi mikir, gimana yaa kalo cowok beda-beda ? Apa mungkin. Ada yang kotak, segi banyak gitu. Yaaa ngak tau lah… namanya juga cuman mikir.

Yak kembali ke nunchaku.

Asik dengan putaran kiri kanan sambil berdiri disamping pohon kuping gajah kesayangan the darleng.

Eh pohon itu malah nyamperin sehingga daunnya kesamber pas nunchakunya lepas dari pegangan gara-gara gerakan berputar yang asik dan dasyat tak bisa dibendung.

Sang pohon pun daunnya sompal. Eh tapi pohon ini kan emang daun semua ?

Jadi saya pun menyalahkan pohon dan yang menghampiri nunchaku-ku dan kucing yang kebetulan lewat sehingga terjadilah kecelakaan dimana daun itu tersambar dan somplak.

Sudah tentu somplakannya segera ku sembunyikan di bawah pot agar jejak kejadiannya semakin sulit di deteksi sambil menggunakan sarung kaki dengan gaya cubitan monyet untuk menyembunyikannya serta meyakinkan tidak adanya sidik jari kaki disitu disana.

Kemudian dengan wajah polos mulai kembali berlatih memutar nunchaku.

Eh tapi ternyata si pembantu ngeliat dan di laporinlah orang ganteng ini ke the darleng.

Dasar tukang ngadu. Dan akhirnya orang ganteng ini di omel-omelin oleh the darleng.

“Darleng, ini semua kesalahan terjadi karena kucing. Ketika sedang berlatih, kucingnya lewat dan kesamber nunchaku, lalu dia terlempar ke pohon kuping gajah itu. Nah karena dia kesel, dia ngamuk terus nyakar2x pohon kesayangan the darleng. Gitu ceritanya”, kataku jelas-jelas ngebohong.

“Awas yaa kalo rusak lagi”, kata the darleng.

“Baiklah”, kataku yang kembali memutar nunchaku sementara the darleng beranjak kembali ke teras rumah untuk kembali melatih jurus pisau pengupas rambutannya. Setibanya di teras, nunchaku yang kuputar terlempar dan terjatuh kesebuah pohon hingga tercabut dari akarnya.

“Hayooo ini sih gara2x apa lagi yaaa”, kata the darling.

“Hehehehe”, aku ketawa nyari kisah.

Lalu besok paginya aku dibuatkan sepiring nasi goreng oleh the darling sebelum pergi latihan ke monas. Tak lama sehabis makan nasi goreng perutku mules-mules dan berakhir dengan bolak balik harus buang air.

Waduh… ini kutukan Pohon Kuping Gajah atau balas dendam the darleng ???

Ah tapi ngak mungkinlah the darleng ngeracunin gua. The darleng kan baek kayak bebek. Jadi mungkin ini kutukan pohon kuping gajah hiiiiiiii.

Demikianlah kisah Kutukan Pohon Kuping Gajah yang menyebabkan hari ini, saya yang ganteng ini, ngak latihan ke monas.

*hick*

Written by M. Prasodjo

December 13th, 2009 at 4:08 pm

Decode JavaScript Yang di Encode

without comments

Hari ini kebetulan saya berdiskusi dengan kawan tentang javascript dan css.

Dan kebetulan salah satu contoh javascript tersebut di encode oleh pembuatnya sehingga tidak mudah dibaca.

Pertamanya agak bingung juga. Tapi terpikir kalau sebetulnya semua itu akan dijalankan oleh browser dan si browser bisa mengerti. Berarti sesungguhnya semua itu harus bisa di baca secara langsung.

Nah, yang jadi masalah adalah kita mau membahas isinya. So jelas kita harus punya kode yang dalam kondisi tidak di encode.

Nah browser tentunya sudah punya engine untuk kebutuhan ini. Tapi untuk mempermudah, saya menggunakan Rhino, javascript engine yang ditulis dalam java.

Rhino ini terdiri dari rhino yang shell base dan rhino-debugger yang berbasis grafis.

Panggil rhino-debugger  yang akan menghasilkan windows grafis, lalu panggil file yang berisi javascript yang di encode dan klik “Go”.

Violla… selesailah kita men-decode.

Tentunya ada banyak cara lainnya selain yang dituliskan disini.

Penggunaan debug perlu dilakukan terutama bila file javascriptnya memberikan pesan error ketika di panggil oleh rhino.

oh iya.. para pengguna ubuntu tinggal menjalankan “apt-get install rhino” untuk menginstallnya.

Selamat mencoba.

Written by M. Prasodjo

November 26th, 2009 at 1:48 am

Posted in Security, Sharing, Tips

Privacy, dulu dan kini

without comments

Saya terlibat satu pembicaraan kecil dengan teman setelah melihat sebuah foto dimana wajah saya tampak disitu dan seorang kawan men-tag saya.

Fotonya biasa saja, bahkan saya sedang di kerubuti para bidadari hehe. Tapi yang sedikit tersentil adalah, kalau dulu rasanya sangat mudah kita membuat persembunyian untuk tak di ketahui orang. Tapi untuk saat ini, walaupun kita sudah bersembunyi sebaik-baiknya, tetap saja bisa muncul dimana saja dari kisah orang lain. Baik itu blog atau site2x jejaring sosial seperti facebook yang sekarang ini sedang booming.

Informasi yang beredar bisa muncul dari mana saja, bocor dari mana saja dengan begitu banyaknya forum dan situs jejaring sosial yang terus bertambah. Dan informasi tersebut semakin mudah pula di temukan dengan tersedianya situs pencari yang semakin canggih.

Sementara itu, banyak orang yang kurang tahu kalau atas persetujuannya informasi-informasi miliknya, termasuk yang pribadi diberikan untuk di komersilkan atau untuk keperluan lainnya ketika mendaftarkan diri pada sebuah site. Google atau facebook misalnya. Pada saat mendaftar kita telah menyetujui dan memperbolehkan mereka menggunakan informasi-informasi milik kita untuk kepentingan mereka.

Saya sendiri beberapa kali pernah melakukan hunting secara serius terhadap informasi-informasi seseorang menggunakan situs pencari. Dan hasilnya cukup luar biasa.

Memang, dengan kondisi tersebut, akan banyak pula terjadi pemalsuan informasi. Tapi rasanya jauh lebih banyak informasi dan jejak elektronik lainnya kita tinggalkan dimana-mana.

Terbayang bagaimana nanti, para anak bisa di awasi dengan cukup mudah oleh para orang tua, tapi para orang tua juga akan sulit membatasi informasi yang masuk ke anak-anaknya.

GPS tracking juga sudah menjadi barang yang murah dan mudah didapat, sementara fasilitas untuk melakukan tracking juga semakin canggih. Barangnya juga tidak seperti dulu lagi. Sekarang ini bisa sangat kecil, bahkan bisa disamarkan sebagai gantungan kunci misalnya.

Mau tidak mau, masa masa berkurangnya privacy akan semakin dekat dan sangat mungkin akan segera terjadi.

Jadi….. berhati-hatilah….

Written by M. Prasodjo

November 4th, 2009 at 2:52 pm

Uji Emisi Kendaraan

without comments

Mulai tanggal 1 November 2009 ini, kendaraan yang berkeliaran dijalan diwajibkan lulus uji emisi kendaraan berdasarkan perda no. 2/2005. Jadi bagi semua pemilik kendaraan bermotor diharuskan memiliki stiker lulus uji emisi dan tentunya pada saat diuji dan lulus uji akan mendapatkan pula sertifikat lulus uji tersebut.

Nah apa saja komponen mesin yang perlu di periksa demi lulusnya uji emisi ini ?

  • Filter
  • Kondisi Busi dan Kabelnya
  • Suhu
  • Pengapian
  • Knalpot

Minggu lalu saya melakukan uji emisi sambil menservice kendaraan saya dan ternyata ketika ingin memiliki sertifikat dikenakan biaya sebesar Rp. 50.000,-. Saya tidak tahu dan belum memeriksa apakah memang untuk keperluan mendapatkan sertifikat + stiker ini dikenakan biaya atau tidak atau bila ada biaya berapa tepatnya yang telah di standardisasikan.

Rasanya, semua orang di ibu kota tahu bahwa bis-bis dan truk yang melintas di ibu kota kebanyakan adalah penghasil asap yang canggih. Tidak tahu akan seperti apa peraturan ini diterapkan, tapi saya yakin bila diterapkan secara serius, bis-bis penyembur asap akan menghilang tiba-tiba pada bulan november tersebut ATAU anda akan menyaksikan bis-bis pencipta kabut hitam yang menyesakkan nafas berstiker “LULUS UJI EMISI”.

Nah menurut anda yang mana dari 2 kondisi itu yang akan terjadi pada bis-bis tersebut ?

BENGKEL UJI EMISI BERSERTIFIKAT di JAKARTA
Sumber : Situs BPLHD

JAKARTA PUSAT
1. AUTO 2000 Jl. Letjend. Suprapto No. 63
2. DHARMA DISTRINDO SARANA SEJATI, PT Jl. Tanah Abang II No. 113
3. KARYA AGUNG ALEXANDER MOTOR, PT Jl. Bungur Besar Raya No. 70
4. AUTO 2000 GARUDA Jl. Garuda No. 84
5. MASS SARANA MOTORAMA, PT (NV MASS) Jl. Jend. Sudirman No. 8
6. PEGASUS Jl. Bungur Besar No. 75
7. RUANG KENCANA KNALPOT, PT (GARUDA) Jl.Garuda No. 74, Kemayoran
8. TOYOTA ASTRA MOTOR, PT Jl. Jend. Sudirman No. 5
9. GRAMEDIA Jl. Palmerah Selatan 22-28
10. PT. CSM CORPOTOTAMA Jl. Hayam Wuruk NO. 6
11. PT. INTI KARYA MEGAH Jl. Pangeran Jayakarta No. 133
12. AUTO SERVICE Jl. Letjend. Suprapto Kav. 17, Cempaka Putih
13. PT. JAVA MOTORS Jl. Kramat Raya 17
14. PT. SUN MOTOR BUANA TRADA (SUZUKI) Jl. Letjend. Suprapto M78
15. PT. WONO JAYA MAKMUR (GARUDA JAYA MOTOR) Jl. Garuda No. 28, Kemayoran
16. TRAC JAKARTA (PT. SERASI AUTO RAYA) Jl. Jend. Sudirman Kav. 5
17. METRO TIGA BERLIAN MOTORS, PT Jl. Jend. Ahmad Yani No. 80
18. ATRIUM SERVICE POINT Jl. Senen Raya No. 135
19. FONTANA INDAH MOTOR Jl. Gunung Sahari XI No. 21
20. NAWILIS Jl. Tanah Abang I/12A
21. NAWILIS Jl. Tanah Abang I No. 17
22. PRABU MOTOR Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 50-52
23. AUTO 2000 SALEMBA Jl. Salemba Raya No. 67

JAKARTA UTARA
1. PT. TUNAS MOBILINDO PERKASA (TUNAS DAIHATSU) Jl. Bandengan Utara No. 40-40A
2. DWI ARGA MOTOR Jl. Plumpang Semper No. 16
3. NELINDO SURYA ABADI Jl. Danau Agung 2 No. 29-30
4. NATIONAL MOTORS Co, PT Jl. Danau Sunter Selatan Blok O III/No. 55-56
5. ADHIJAYATAMA MOBILINDO (ASTRIDO TOYOTA), PT Jl. Yos Sudarso No. 19
6. AUDI CENTER Jl. Pantai Indah Selatan I ST. A
7. SRIKANDI SUNTER Jl. Danau Sunter Utara Blok B No. 14
8. BUANA INDOMOBIL TRADA, PT Jl. Danau Sunter Selatan Blok O/3 No. 49-50
9. INDOMOBIL TRADA NASIONAL, PT (NISSAN) Jl. Danau Sunter Barat Blok III/No.40 Sunter
10. INDOMOBIL TRADA NASIONAL, PT (NISSAN) Jl. Boulevared Barat Blok XC-8 No. 1-2, K. Gading
11. INDOMOBIL TRADA NASIONAL, PT (NISSAN) Jl. Pantai Indah Kpk Selatan 1 ST/A
12. JUDA TERUNA, PT Jl. Bandengan Selatan No. 82
13. ASTRA INTERNATIONAL TBK, PT (BPPA DAIHATSU) Jl. Laksda Yos Sudarso Kav. 24- Sunter II
14. ASTRA ISUZU, PT (SUNTER) Jl. Yos Sudarso No. 30, Sunter
15. AUTO 2000 YOS SUDARSO Jl. Laks. Yos Sudarso Kav. A1-8
16. BUANA INDOMOBIL TRADA, PT Jl. Pantai Indah Selatan I ST/A, Pantai Indah Kapuk
17. CIPTA PRIMA AUTORAYA, PT Jl. Boulevard Raya Barat Blok LC 7 No. 43-45
18. DIPO MOTOR, PT Jl. Pluit Selatan No. 1C
19. GADING PRIMA AUTOLAND, PT (HONDA AUTOLAND) Jl. Raya Boulevard Barat Blok XB 1-2
20. HONDA SUNTER Jl. Danau Sunter Barat Blok A1 No. 7
21. HYUNDAI MOBIL INDONESIA, PT (PLUIT) Jl. Raya Pluit Selatan Blok 1 No. 8
22. KIAN MANDIRI MOTOR Jl. Hibrida Raya Ra3 No. 28 Pintu III
23. PANCA JULANG JAYA PT (KELAPA GADING) Jl. Pegangsaan Dua No. 16, Kelapa Gading
24. WOLFSBURG AUTO INDONESIA, PT Jl. Raya Pluit Selatan No. 8A
25. BPPA PLUIT Jl. Raya Pluit Selatan No. 4
26. IVAN MOTOR Jl. Danau Sunter Utara Blok C II No. 1-2
27. PT ARMADA AUTO GRAHA Jl. Raya Pegangsaan Dua Km. 3,5, Kelapa Gading
28. PT. ASTRA INTERNASIONAL Tbk – NISSAN DIESEL Jl. Danau Sunter Selatan Blok O/5 Sunter II
29. PT. ASTRA INTERNATIONAL – BMW Jl. Gaya Motor Selatan No. 1 Sunter II
30. PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk (AUTO 2000 PLUIT) Jl. Raya Pluit Selatan No. 6
31. PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk (PEUGEOT SUNTER) Jl. Yos Sudarso Kav. 24, Sunter II
32. PT. CENDRAWASIH PERTIWIJAYA Jl. Pegangsaan Dua Km. 4,4 No. 234
33. PT. KIA MOBIL INDONESIA (KIA SUNTER GARDEN) Jl. Sunter Garden Blok D8 No. 1 Sunter
34. PT. PERROS MOBILINDO Jl. Kampung Bandan No. 3-6, Ancol

JAKARTA TIMUR
1. BEN AGUNG MOTOR Jl. Dewi Sartika No. 298 A, Cawang II
2. BERINGIN MOTOR SERVICE STATION Jl. Pramuka 137
3. BUANA INDOMOBIL TRADA, PT Jl. Raya Bekasi Km. 19 Pulogadung
4. AUTO 2000 KRAMAT JATI Jl. Raya Bogor Km. 21 Kramat Jati
5. AUTONUSA BININDO CITRA Jl. Pahlawan Revolusi No. 09, Klender
6. BATAVIA BINTANG BERLIAN, PT Jl. Raya Bekasi Km. 19 No. 20, Pulo Gadung
7. BERLIAN PRIMA MOBILINDO, PT Jl. Tarum Barat Raya No. 50 Kali Malang
8. BUANA INDOMOBIL TRADA, PT Jl. Dewi Sartika No. 173, Cawang
9. LBUM MATRAMAN Jl. Matraman Raya No. 71-73
10. RAPERIND MOTOR 1 Jl. Raya Kalimalang, Komp. Billy & Mood Blok Q/2D
11. RAPERIND MOTOR 4 Jl. Raden Inten II No. 9, Buaran
12. SRIKANDI SUNTER Jl. Raya Bekasi Km. 25, Ujung Menteng, Cakung
13. SUMBER BARU SENTRAL MOBIL, PT Jl. Raya Kalimalang Blok M1 No. 3A, Pdk Kelapa
14. AFJ MOTORSPORT Jl. Basuki Rahmat No. 148, Duren Sawit
15. HIERO (PT HARMEIR INTI ELOK REPARASI OTO) Jl. Pahlawan Revolusi No. 6, Pondok Bambu
16. INDOMOBIL TRADA NASIONAL, PT (NISSAN) Jl. Halim Perdanakusuma Kav. 1, Kebon Pala
17. INDOMOBIL TRADA NASIONAL, PT (NISSAN) Jl. Raden Inten II Kav. 8 No. 18
18. SANDJUNGAN TRADING COY Jl. Dewi Sartika No. 295
19. TRI JAYA BAN Jl. Otto Iskandardinata No. 83, Kamp. Melayu
20. ARIGA MIRA Jl. Otista Raya No. 60A
21. ASTRA ISUZU, PT (PRAMUKA) Jl. Raya Pramuka
22. AUTO 2000 PRAMUKA Jl. Pramuka Raya No. 146
23. BLU BIRD, PT Jl. Raya Pondok Gede No. 17A, Kramatjati
24. HYUNDAI MOBIL INDONESIA, PT Jl. Raya Kalimalang, Billy & Moon Blok M1/1A
25. JAFA PENDAWA SELARAS, PT (AUTO MAINTENANCE) Jl. Raya Bekasi Timur Kav. 50, Klender
26. WANGSA INDRA PERMANA, PT Jl. MT Haryono Kav. 11
27. AUTO PIT Jl. Kalimalang Blok E-3A Kav. Billy Moon
28. DIPO SERVICE Jl. Jend. A. Yani Kav. 87
29. HIBAINDO ARMADA MOTOR Jl. Raya Bekasi Timur Km. 17, Klender
30. MELISSA Jl. Pemuda Kav. 15, Rawamangun
31. MULTI MAJU MOTOR Jl. Raya Pondok Kelapa No. 47
32. PINAGAR MOTOR Jl. H. Miran No. 57 RT 01/11, Malaka Raya
33. PT. ARMADA PERKASA MOBILINDO Jl. Jatinegara Barat No. 134
34. PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk (AUTO 2000) Jl. Raya Tarum Barat No. 45
35. PT. FORTUNA MUDA LAGA (FORMULA BAN) Jl. Pramuka No. 66
36. PT. MEGATAMA MANDIRI (HONDA MEGATAMA) Jl. Raya Kalimalang No. 18, Duren Sawit
37. PT. MITRA GUNA SEJARI LESTARI (MULTI VARIASI) Jl. Jatinegara Barat Raya No. 137
38. PT. TUNAS MOBILINDO PERKASA (TUNAS DAIHATSU) Jl. Matraman Raya No. 103 – 105
39. PT. TUNAS RIDEAN Tbk. (TUNAS TOYOTA CAWANG) Jl. Dewi Sartika No. 145, Cawang
40. PT. TUNAS RIDEAN Tbk. (TUNAS TOYOTA) Jl. Jatinegara Timur No. 51, Jatinegara
41. SUZUKI HASTAUTO Jl. Radar Auri No. 3, Cibubur
42. TRISAPTA MOTOR SERVICE Jl. A. Yani No. 99
43. YANTO MOTOR Jl. Kejaksaan No.1, Pondok Bambu

JAKARTA SELATAN
1. LESTARI BAN Jl. Panglima Polim Raya No. 62
2. BUANA SAKTI ANEKA MOTOR, PT Jl. Raya Warung Buncit NO. 109
3. HYUNDAI MOBIL INDONESIA, PT Jl. Sultan Iskandar Muda No. 81
4. ANDALA BAN Jl. Radio Dalam Raya F-1
5. ASTRA ISUZU Jl. Buncit Raya No. 9
6. ASTRIDO TOYOTA PONDOK INDAH Jl. Sultan Iskandar Muda No. 1A
7. AUTO CIPTA KARYA, PT Jl. Sultan Iskandar Muda No. 1B
8. BPPI ISUZU Jl. Kebayoran Lama No. 57
9. BUANA INDOMOBIL TRADA, PT Jl. Kartika Utama Kav. V TA, Arteri Pdk Indah
10. GALLERIA FERRARI – MASERATI Jl. TB. Simatupang No. 19
11. MTB SAHARJO Jl. Dr. Sahardjo NO. 321, Tebet
12. NAWILIS Jl. Radio Dalam 3A-3B
13. SUN STAR MOTOR Jl. RS. Fatmawati No. 58-60
14. ADIRA MOBIL (PT. ADIRA DINAMIKA MOBILINDO) Jl. Raya Pasar Minggu No. 8
15. AUTO 2000 SAHARJO Jl. Dr. Sahardjo No. 246A
16. AUTO 2000 TEBET SUPOMO Jl. Supomo No. 36
17. TIRTA AGUNG BAN, CV Jl. Raya Pasar Minggu No. 16
18. HONDA MUGEN (PT. MITRAUSAHA GENTANIAGA) Jl. Raya Pasar Minggu No. 10
19. LESTARI MOTOR Jl. RC. Veteran No. 9, Bintaro
20. HANGTUAH JAYA SS, PT Jl. RS. Fatmawati No. 33
21. INDOMOBIL TRADA NASIONAL, PT (NISSAN) Jl. Kartika Utama Kav. 1, Pondok Indah
22. ISTANA KEBAYORAN RAYA MOTOR I, PT Jl. RS. Fatmawati No. 21, Kebayoran Baru
23. ISTANA KEBAYORAN RAYA MOTOR II, PT Jl. Sultan Iskandar Muda Kav. 8
24. KARYA AGUNG ALEXANDER MOTOR, PT (BINTARO) Jl. RC. Veteran No. 32, Bintaro
25. KARYA AGUNG ALEXANDER MOTOR, PT (TEBET) Jl. Dr. Saharjo No. 169-171
26. ANUGRAH MOBIL UTAMA, PT Jl. Warung Jati Barat No. 203
27. ASTRA INTERNATIONAL Tbk, PT (ISUZU FATMAWATI) Jl. RS. Fatmawati No. 159, Cilandak
28. ASTRA INTERNATIONAL, PT (AUTO 2000) Jl. Radio Dalam 124 A-B
29. ASTRIDO JAYA MOBILINDO, PT Jl. RS. Fatmawati No. 1
30. UTO 2000 CILEDUG VSP Jl. Ciledug Raya No. 16
31. AUTO DAYA KEISINDO, PT (HONDA TENDEAN) Jl. Kapten Tendean No. 8
32. CAHYA PRIMA PERSADA, PT Jl. Mampang Prapatan No. 20
33. CAKRAWALA AUTOMOTIF RABHASA, PT Jl. Denpasar Raya Blok D2 Kav. 12, Kuningan
34. DIAN MANDIRI INTERAUTO, PT (HYUNDAI INTERAUTO) Jl. Radio Dalam Raya No. 24
35. HERIROMADIALI, PT (PERFORMANCE) Jl. H. Nawi Raya No. 29, Gandaria Selatan
36. HYUNDAI MOBIL INDONESIA, PT (TB SIMATUPANG) Jl. TB. Simatupang No. 60
37. HYUNDAI MOBIL INDONESIA, PT (TEBET) Jl. Dr. Supomo No. 30, Tebet
38. PANCA JULANG MOTOR, PT (PASAR MINGGU) Jl. Raya Pasar Minggu Km. 18 Km No. 72A
39. PERKASA MOTOR Jl. RC. Veteran Bintaro, Blkg Pompa Bensin
40. PUSAKA MOTOR Jl. Raya Pasar Minggu No. 35
41. RAMAI PESONA MOTOR, PT (R?SONA MOTOR) Jl. Kapten Tendean No. 10
42. BENGKEL MOTOR (AVANTECH PRESTIGE MOTOR) Jl.Radio Dalam Raya No. 5-7
43. BUMI PERKASA Jl. Cipete Raya No. 36 RT 009/006, Cilandak
44. EAGLE TOBS Jl. Ciputat Raya No. 100A, Keb Lama Selatan
45. OSCAR MOTOR Jl. Bek. Murad 73A (Dr. Satrio)
46. PD. PILIHAN SARI Jl. Dr.Saharjo NO. 2B, Menteng Dalam
47. PD. RAJAWALI (RADIO DALAM) Jl. Radio Dalam Raya No. 34
48. PT.ASTRA INTERNATIONAL Tbk (AUTO 2000) Jl. TB. Simatupang, Lebak Bulus Cilandak
49. PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk (BMW CILANDAK) Jl. RA. Kartini Kav. 203, Cilandak
50. PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk (PEUGEOT) Jl. RA. Kartini Kav. 203, Cilandak
51. PT. BIG BIRD Jl. Ciputat Raya No. 123, Kebayoran Lama
52. PT. CITRA ASRI BUANA Jl. Raya Kebayoran Lama No. 2
53. PT. EUROKARS CHRISDECO UTAMA (PORSCHE) Jl. Sultan Iskandar Muda No. 51
54. PT. GOLDEN BIRD METRO Jl. Mampang Prapatan Raya No. 60
55. PT. HIDUP BARU RAYA (STAR SERVICE) Jl. Hidup Baru Raya No. 68A, Radio Dalam
56 PT. KIA MOBIL INDONESIA (KIA TEBET) Jl. Dr. Sahardjo No. 315, Tebet
57. PT. PANCARAN ANEKA MOTOR Jl. Ciputat Raya No. 28/30-A, Ciputat
58. PT. PERMATA HIJAU AUTOMEGAH (HONDA) Jl. Raya Kebayoran Lama No. 40
59. PT. RADITA AUTO PRIMA Jl. Raya Pasar Minggu No. 7, Pancoran
60. PT. SAHINDO (BTC TIRE CENTER) Jl. Sultan Iskandar Muda No. 8, Arteri Pondok Indah
61. PT. SARTIKA SUKSES BERSAMA Jl. RC. Veteran Raya No. 42E, Bintaro
62. PT. SIGMA PRIMA MOBILINDO Jl. Gatot Subroto No. 150
63. PT. SIMPRUG MOBIL Jl. Arteri Pondok Indah Kav. 1 Simatupang
64. PT. SRIKANDI DIAMOND MOTORS Jl. Mampang Prapatan Raya No. 21-23
65. PT. SUMBER BARU ANEKA MOBIL Jl. RS. Fatmawati No. 123, Cilandak
66. PT. TUNAS MOBILINDO PARAMA (TEBET) Jl. Prof. Dr. Soepomo SH, No. 174, Tebet
67. PT. TUNAS MOBILINDO PERKASA (TUNAS DAIHATSU) Jl. Prof. Dr. Soepomo No. 31
68. PT. TUNAS MOBILINDO PERKASA (TUNAS PEUGEOT) Jl. Dr. Saharjo NO. 319
69. PT. TUNAS RIDEAN Tbk, (TUNAS TOYOTA BINTARO) Jl. RC. Vetaran 24, Bintaro
70. PT. TUNAS RIDEAN Tbk, (TUNAS TOYOTA MAMPANG) Jl. Mampang Prapatan XI 83-85
71. PT. TUNAS RIDEAN Tbk, (TUNAS TOYOTA PS. MINGGU) Jl. Raya Pasar Minggu No. 7
72. PT. ZONA PUTRA MANDIRI (ZONA AUTO CLINIC) Jl. Kapten Tendean No. 20C, Mamp. Prapatan
73. RAJAWALI (LEBAK BULUS) Jl. Karang Tngh Raya No.9, Cinere, Lb. Bulus

JAKARTA BARAT
1. DELTA AUTO Jl. Mangga Besar VIII No. 12 AC
2. ADITYA SRIJAYA MOBIL, PT Jl. Meruya Ilir Raya No. 19
3. AKASTRA TOYOTA Jl. Raya Kebayoran Lama No. 26 Paal VII
4. AUTO 2000 (TOYOTA) Jl. Daan Mogot Kav. 146-147
5. BUMEN REDJA ABADI Jl. Prof. Dr. Latumeten No. 5, Jemb. Tiga
6. INDOMOBIL PRIMA TRADA Jl. Daan Mogot No. 116
7. LBUM JEMBATAN LIMA Jl. KH. Moh. Mansyur No. 48-52
8. LBUM KEBONJERUK Jl. Panjang No. 8, Kebon Jeruk
9. RAHARDJA EKALANCAR, PT Jl. Sukarjo Wiryopranoto No. 49-51
10. CALTEX XPRESS LUBE (PT. BIFERGINDO SARI MURNI) Jl. ArjunaUtara No. 87, Kebon Jeruk
11. CITRA NUSA WAHANA, PT Jl. Arjuna Kav. 89
12. FAMILY SERVISINDO Jl. Arteri Kedoya No. 16, Kedoya Selatan
13. BUANAMOBIL SENTRAL TRADA, PT Jl. Arjuna 131 (Arteri Utara Tol Tomang-Merak)
14. RESTU MAHKOTA KARYA, PT Jl. Panjang No. 12, Kebon Jeruk
15. ADHIPRIMA UTAMA MOBILINDO SERVICE, PT Jl. Perjuangan Raya No. 22, Kebon Jeruk
16. ARWANA, CV Jl. Gedong Panjang No. 37
17. ASTRA ISUZU, PT (DAAN MOGOT) Jl. Daan Mogot Km. 13,9
18. ASTRIDO DAIHATSU DAAN MOGOT Jl. Daan Mogot No. 234
19. ASTRIDO TOYOTA KEBON JERUK Jl. Perjuangan No. 33A
20. AUTO 2000 JAYAKARTA Jl. Pangeran Jayakarta No. 9-11
21. BINTANG BIJAKSANA, PT Jl. Raya Kebayoran Lama Pal VII No. 2
22. EUROKARS CHRISDECO UTAMA, PT Jl. Panjang No. 6, Kebon Jeruk
23. GBT LARAS IMBANG Jl. Meruya Ilir 43, Srengseng
24. HARTONO RAYA MOTOR, PT Jl. Daan Mogot Km. 1 No. 299
25. PUSAKA NURI UTAMA, PT Jl. Raya Bojong Indah No. 64, Kel. Rawa Buaya
26. RAHARDJA EKALANCAR, PT Jl. Daan Mogot Km. 1, No. 24
27. SETIAKAWAN PAHALA MOTOR, PT Jl. Pluit Raya Selatan No.6
28. SUN HYUNDAI MOTOR, PT Jl. Panjang No. 1, kebon Jeruk
29. SHUNG SERVICE Jl. Duri TSS No. 54, Jembatan Lima
30. CV. PUTRA WIJAYA MOTOR Jl. Daan Mogot Km. 14 No. 35
31. PT. ASTRA INTERNATIONAL Tbk (AUTO 2000) Jl. Lingkar Luar Barat
32. PT. ISTANA KEBUN JERUK (HONDA KEBUN JERUK) Jl. Panjang 200, Kebon Jeruk
33. PT. ISTANA KEMAKMURAN MOTOR Jl. Daan Mogot No.6
34. PT. KARYA AGUNG ALEXANDER MOTOR Jl. Meruya Ilir No. 43
35. PT. MITRA MATRA MOBILINDO (ASTRIDO TOYOTA) Jl. Bandengan Utara No. 41A
36. PT. REZA JAYA MOTOR Jl. Pahlawan No. 81
37. PT. TUNAS MOBILINDO PARAMA (TOMANG) Jl. Tomang Raya No. 19
38. PT. TUNAS RIDEAN Tbk, (TUNAS TOYOTA) Jl. Raya Kebayoran Lama No. 38
39. PT. TUNAS RIDEAN Tbk, (TUNAS TOYOTA) Jl. Latumenten No. 50 (Sentra Latumenten Blok Aa31)

Written by M. Prasodjo

October 23rd, 2009 at 3:50 pm

Posted in Uncategorized

Udang Pete Mentega Saos Tiram

without comments

Bahan:

250 gr  udang

10 butir pete

2 kuntum brokoli

1 siung bawang putih

3 cm jahe

1 batang sereh

1 lembar daun salam

2 lembar daun jeruk

3 buah cabe rawit (atau sesuai selera)

garam

gula pasir

merica

1 sendok makan margarin

1 sendok teh saos tiram

Cara membuat:

Bersihkan udang, buang kepalanya dan bubuhkan garam dan merica secukupnya. Diamkan 10 menit lalu goreng hingga kering dan sisihkan.

Tumis bawang putih dengan mentega sampai harum, masukkan sereh, daun salam, daun jeruk, pete, jahe, saos tiram dan tumis sampai pete agak layu. masukan udang dan brokoli, bubuhkan garam dan gula secukupny. siap dihidangkan

Written by shinta

October 13th, 2009 at 9:21 pm

Posted in HowTo

MENGENAL KOLOSTRUM

without comments

Sumber: pusatnutrisi@yahoo.com

Kolostrum merupakan substansi pra-susu yang dihasilkan kelenjar susu dari mamalia yang melahirkan. Mungkin anda pun sering memperhatikan, ketika ibu melahirkan anak dokter menyarankan untuk menyusui bayinya karena dalam ASI pertama tersebut banyak mengandung kolostrum. Kolostrum dihasilkan 2-3 hari setelah melahirkan. Dr. John F. Ballard menyatakan bahwa kolostrum sapi 100 kali lebih potensial dibanding kolostrum manusia karena lebih banyak mengandung immune factors. Kolostrum sapi mengandung 86% imunoglobullin G (IgG), jenis imunoglobullin yang sangat penting dalam tubuh. Sedangkan kolostrum manusia hanya mengandung sekitar 2%.

Read the rest of this entry »

Written by shinta

October 13th, 2009 at 6:46 pm

Posted in Uncategorized

Mengikuti Canon Photomarathon indonesia 2009

with 8 comments

Hari ini saya mengikuti acara Canon Photomarathon Indonesia 2009 yang diadakan di Taman Fatahillah.

Sekitar tepat pukul 06.30 saya telah hadir dilokasi untuk mulai melakukan registrasi ulang ditempat.

Mengantri dalam antrian yang lumayan panjang, dipilihlah salah satu tenda dengan tulisan “SLR” diatasnya lalu dengan sabar menunggu giliran. Lalu saya melihat tenda ke-2 dari kiri, mulai orang mengantri (sebelumnya kosong), sehingga saya yang sudah ada ditengah memutuskan untuk berpindah ke tenda tersebut yang juga diatasnya tertulis “SLR”. Jadi ini adalah part 2 saya mengantri untuk daftar ulang.

Setelah tiba giliran saya, ternyata tenda tersebut hanya dikhususkan bagi mereka yang pendaftarannya bermasalah padahal, tenda tersebut tidak menunjukan tanda apapun selain tanda yang sama persis dengan tenda2x lainnya. Alhasil saya harus melakukan mengantri part 3 yang lebih panjang ketika saat saya mengantri pertama kali.

Setelah tiba giliran saya, ternyata nama saya tidak ada dalam daftar. Beruntung semua lengkap. Tanda terima ada, foto kopi ktp ada, bukti transfer ada, email bukti pendaftaran ada, email bukti terima transfer ada. Tapi saya diminta untuk pindah dan kembali MENGANTRI di tenda “bagi yang pendaftarannya bermasalah”, yaitu tenda ke-2 dari kiri, yang sudah menjadi panjang. Dan terjadilah ngantri part 4.

Akhirnya tiba giliran saya di layani di antri part 4 ini. Ternyata nama saya tidak ditemukan dan saya diminta untuk kembali MENGANTRI LAGI di tenda (barangkali) bagi “YANG PALING BERMASALAH” yaitu tenda paling kiri. Dan terjadilah NGANTRI part 5.

Setelah tiba bagian saya dilayani, karena sang penjaga melihat barang bukti lengkap semua, dia meminta saya untuk MENGANTRI LAGI di barisan pendaftaran normal. Tapi kali ini saya jelaskan bahwa saya dari sana dan ini sudah ke-5 kalinya saya antri. Lalu datanglah seseorang (salah satu manager), dia mengecek sendiri dan mengajak saya dan beberapa orang yang juga dalam situasi “sangat bermasalah” ini untuk berpindah ke antrian “kaum normal”. Walaupun langsung “menyodok” melalui pinggir mereka yang sedang mengantri, tapi kaum “sangat bermasalah” ini juga tidak sedikit. Sehingga tercipta antrian kecil disitu dan terjadilah pengalaman mengantri part 6.

Total waktu saya mengalami di jemur dibawah terik matahari sambil membawa semua perangkat saya adalah sekitar 1 jam 30 menit. Perasaan lelah dikaki sudah mulai terasa. Karena selain capek antri, panasnya emang ngak kira-kira.

Kasus registrasi yang ngawur dan melelahkan ini jelas sangat menunjukan ketidaksiapan panitia menangani pendaftaran.

Ketika nama saya tidak ditemukan, salah satu dari mereka, berpindah-pindah laptop untuk mencari dalam database.

Kesan saya, tidak ada singkronisasi data disitu. Kalau begitu kenapa harus pakai cara rumit. Hingga sekarang, saya tidak pernah tau apakah nama saya terdaftar dalam database tersebut atau tidak. Yang pasti saya melihat sendiri nomor dan nama peserta saya dicatat di balik daftar peserta hasil print out.

Lomba ini terdiri dari 2 sesi.

Sesi pertama dimulai dan semua dipersilahkan memotret APAPUN di dalam lingkungan Fatahillah hingga jam 9.30. Pada pukul 9.20 – 9.30, panitia akan menampilkan jam di layar yang terdapat di panggung, dan semua peserta diwajibkan untuk memotret jam tersebut sebagai tanda selesainya sesi pertama, bila tidak memotretnya maka akan di diskualifikasi dari sesi pertama.

Jepret sana jepret sini hingga waktu habis dan mencoba memotret layar bertuliskan jam yang dengan mata telanjang pun SANGAT SUSAH UNTUK DILIHAT. Mau motret tulisan jam-nya ???? Selamat berjuang memotret dalam waktu 10 menit tersebut melawan 1000 tukan jepret yang juga mencoba memotretnya.

Sekitar pukul 9.25, mendadak diumumkan bahwa sesi pertama ini bertemakan “TUA”/”JADUL”. Hebat !!!!! Tema baru diberikan di akhir sesi. Tapi diakhir lomba diumumkan kalau tema tersebut dibatalkan, sehingga menjadi foto bebas.

Sesi ke-2, bertemakan “Ekspresi” dan diharuskan mengambil di luar wilayah Museum Fatahillah. Perasaan lelah sudah lebih lekat dan mood sudah mulai terbang. Walau mencoba mengambil beberapa jepretan tapi yaa sudah sekenanya saja. Tapi mendadak timbul pertanyaan. Bagaimana dengan model releasenya ? Bagaimana kalau foto itu menang dan sang pemilik wajah tidak terima ? Tanggung jawab siapakah itu ? Fotografernya ? atau panitia ?

Beberapa orang saya dengar ternyata sedang mendiskusikan hal yang sama.

Sesi ke-2 berakhir pukul 11. Dan kembali diharusnya untuk memotret jam yang nampak samar2x tersebut diantara ribuan orang.

Capek, foto sesi ke-2 saya pilih asal dan saya serahkan dalam CF ke panitia.

Acara motret dilanjut dengan memotret model yang disediakan. Entah berapa banyak model yang ada. Soalnya saya sudah betul-betul lelah akibat panas, ditambah kaos wajib peserta yang tahan keringat sehingga panasnya semakin terasa, dan tangan sudah mulai gemetar. Akhirnya saya putuskan untuk mengistirahatkan diri saja dulu.

Mendekati akhir acara di sore hari, ada presentasi foto. Sayangnya layar maya di panggung tetap sulit di lihat dengan mata telanjang dan hanya sedikit jelas dari sudut tertentu saja.

Sore hari pengumuman door price.

Dengan sebuah program, terlihat nomor-nomor diacak dilayar yang kini sudah mulai nampak jelas. Salah satu nomor peserta yang keluar (disertai nama dibawahnya), adalah rekan dari kawan saya yang saat itu tidak bisa hadir diacara karena ada keperluan mendadak sehingga tidak mengikuti registrasi ulang sama sekali. Mendengar hal tersebut, saya berkesimpulan bahwa nomor yang ditampilkan diambil dari pendaftaran online. Lalu saya teringat kalau pada waktu pendaftaran ulang, nama dan nomor peserta saya tidak tertera disana. Hemmm… apakah nama saya ada disana ? Apakah diinput ulang kekurangan datanya ? Rasanya hanya mereka yang tahu. Tapi saya biasanya ngak pernah menang kalo undian gini hehe. Tapi boleh dong ngarep dot kom dapet hadiah printer.

Akhir acara yaitu pengumuman pemenang lomba.

Setelah menanti cukup lama demi melihat pesan sponsor yang puanjang sekali dan luama sekali, akhirnya pemenang diumumkan, setelah sebelumnya disebutkan para finalis dari setiap sesi-nya. Alhamdulillah, nama saya disebut sebagai salah satu finalis.

Salah satu pemenang, yaitu juara 2, tidak hadir, sehingga di diskualifikasi. Duh… sayang sekali. Padahal itu adalah sebuah prestasi, tapi harus di gugurkan sehingga sang juara 3 diangkat menjadi juara 2. Pedih banget pasti rasanya sang juara 2 yang sebenarnya. Padahal alamat jelas ada di panitia, karena semua mengumpulkan foto kopi ktp.

Akhirnya saya tetap menjadi finalis karena tidak menang menjadi juara hehehe.

Ada beberapa hal tentang foto pemenang yang ditampilkan, cuma saya pengen liat lagi dengan jelas sebelum menulis lebih banyak tentang foto hasil karya pemenang tersebut. Semoga ada yang mempublikasikan foto2x tersebut.

Yang pasti kesan saya adalah, para panitia masih kurang persiapan sehingga banyak hal yang kurang diperhitungkan yang sedikit banyak merugikan sebagian peserta. Semoga yang berikutnya akan lebih baik lagi.

Written by M. Prasodjo

October 10th, 2009 at 10:45 pm

Posted in curhat

[Silat] Berlatih 1 Jurus Dulu

with 2 comments

Begitulah cara saya melatih dan berlatih, “Belajar dan pahami 1 jurus dulu”.

Memang sih pasti akan sangat membosankan mengulang terus menerus jurus yang sama. Disalah satu tempat saya melatih dulu, saya melatihkan hanya 1 jurus selama 2 tahun latihan.

Mengulang-ulang jurus yang sama terus menerus akan memberikan memory kepada otot kita atas gerakan tersebut. Disamping itu mereka yang berlatih bisa melatih pecah jurus dari 1 jurus itu.

Cara latihan seperti ini mungkin cukup efektif di aliran saya yang kebetulan memiliki jurus yang sangat sedikit, lugas dan gamblang sehingga latihan dasar selama 2 tahun akan memberikan dasar yang lumayan untuk bisa memahami penggunaannya, memahami pemecahannya dan bisa menghayati setiap unsur yang ada didalamnya.

Semoga catatan kecil ini bisa mengingatkan diri saya sendiri

Written by M. Prasodjo

September 11th, 2009 at 4:19 am

Posted in silat